Dukungan Teknologi Pada Integrasi Tanaman Hortikultura-Ternak Sapi Untuk Pengembangan Agribisnis Yang Berkelanjutan

Ivan Sujana, Gusti Hardiansyah, Sarma Siahaan

Abstract


Abstract– Konsep pertanian terpadu yang melibatkan tanaman dan ternak sudah lama diterapkan oleh petani di Indonesia, namun penerapannya masih secara tradisional, tanpa memperhitungkan dari aspek secara finansial maupun dalam konteks pelestarian lingkungan hidup. Konsep sistem tanaman-ternak dilakukan dengan mempertimbangkan aspek-aspek keberlanjutan (sustainable) yang ramah lingkungan (environmentally tolerable), secara sosial diterima masyarakat (socially acceptable) dan secara ekonomi layak (economically feasible). Pendekatan yang dilakukan adalah penggunaan input dari luar yang rendah yang dikenal sebagai LEISA (low external input sustainable agriculture). Adanya dukungan teknologi dalam pendekatan LEISA untuk integrasi usahatani tanaman hortikultura-ternak diharapkan dapat mengembangkan agribisnis yang berkelanjutan dan menciptakan lapangan kerja yang bersumber pada usaha dengan memanfaatkan sumberdaya lokal khususnya limbah peternakan dan pertanian secara lebih efisien. Limbah kotoran ternak sapi dapat diolah menjadi energi dan pupuk organik sehingga dapat mendukung usahatani tanaman hortikultura. Sedangkan limbah usahatani tanaman hortikultura dapat diolah menjadi sumber pakan ternak bagi peternakan sapi. Apabila proses integrasi tanaman hortikultura dan ternak sapi dapat berhasil dengan baik, tidak mustahil akan terjadi peningkatan produksi dan produktivitas, yang pada gilirannya akan tercapai pengembangan agribisnis yang berkelanjutan.

Keywords–Limbah, Biogas, Pakan Ternak


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.