FUNGSI STANDAR SISTEM JAMINAN MUTU ISO 9001:2015 TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PELANGGAN PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTA KHATULISTIWA KOTA PONTIANAK (DALAM PERSFEKTIF UNDANG-UNDANG NO 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN)

JURNAL MAHASISWA S2 HUKUM UNTAN A.F. GADIS BURHANUDDIN, S.H. NPM.A2021141002

Abstract


ABSTRAK Air merupakan sumber daya alam yang memenuhi hajat hidup orang banyak, sehingga perlu dilindungi agar tetap bermanfaat dalam kehidupan makhluk hidup. Pentingnya air untuk kelangsungan hidup masyarakat di Kota Pontianak, sehingga didirikanlah PDAM Tirta Khatulistiwa yang khusus bergerak dalam pengelolaan dan pendistribusian air bersih yang sesuai dengan standar kesehatan. Sudah seharusnya PDAM Tirta Khatulistiwa menjalankan fungsinya sesuai dengan standar-standar yang berlaku sebagaimana yang terdapat dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan mulai menerapkan fungsi standar sistem jaminan mutu ISO 9001:2015 terhadap kualitas pelayanan pelanggan demi kepuasan pelanggan (konsumen) dan mencapai efektifitas serta efisiensi perusahaan. Namun dalam kenyataannya, standar sistem jaminan mutu ISO 9001:2015 sama sekali belum dapat diterapkan oleh PDAM Kota Pontianak. Hal ini disebabkan oleh berbagai kendala mengenai kualitas pelayanan pelanggan, antara lain: banyaknya kebocoran pipa, kualitas air yang kotor, berwarna kecoklatan dan air berbau.  Dalam upaya mencari tahu tentang fungsi standar sistem jaminan mutu ISO 9001:2015 terhadap kualitas pelayanan pelanggan PDAM Tirta Khatulistiwa berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Konsumen digunakan metode penelitian empiris dengan sampel (sampling) konsumen pengguna jasa air PDAM dan wawancara dengan pihak PDAM Tirta Khatulistiwa. Pada dasarnya sistem jaminan mutu ISO 9001:2015 terhadap kualitas pelayanan pelanggan ini erat kaitannya dengan pemenuhan hak-hak konsumen yang terdapat dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen, namun PDAM Tirta Khatulistiwa belum dapat menerapkannya disebabkan oleh kondisi anggaran publik untuk memiliki peralatan teknologi yang canggih yang berperan penting dalam pendistribusian air bersih, dan minimnya Sumber Daya Manusia yang cakap, serta pelayanan produksi air yang belum sesuai dengan standar air bersih. Maka dari itu diharapkan selanjutnya pihak PDAM Tirta Khatulistiwa dapat meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat di Kota Pontianak dengan meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusianya, kapasitas produksi ditingkatkan dan sesuai dengan standar kesehatan serta mengganti peralatan yang sudah tua dengan teknologi yang lebih canggih. Harapannya dikemudian hari PDAM Tirta Khatulistiwa dapat menerapkan standar sistem jaminan mutu ISO 9001:2015 terhadap kualitas pelayanan pelanggan dan memenuhi hak-hak konsumen sesuai Undang-Undang Perlindungan Konsumen.  
Kata Kunci : PDAM Tirta Khatulistiwa, ISO 9001:2015, Undang-Undang Perlindungan Konsumen  
2     
ABSTRACT  
Water is a natural resource that fulfills the livelihood of many people, so it needs to be protected in order to remain useful in the life of sentient beings. The importance of water for the survival of the people in Pontianak City, so established PDAM Tirta Khatulistiwa which is specialized in the management and distribution of clean water in accordance with health standards. It should be that the PDAM Tirta Khatulistiwa performs its functions in accordance with the prevailing standards as contained in Law No. 8 of 1999 on Consumer Protection and begins to apply the standard function of ISO 9001: 2015 quality assurance system to the quality of customer service for customer satisfaction (consumer) And achieve the effectiveness and efficiency of the company. But in reality, the standard of ISO 9001: 2015 quality assurance system has not been applied by PDAM Kota Pontianak. This is due to various constraints regarding the quality of customer service, among others: the number of leakage pipes, dirty water quality, brownish color and smelly water. In an effort to find out about the standard function of quality assurance system of ISO 9001: 2015 to quality of customer service of PDAM Tirta Khatulistiwa pursuant to Consumer Protection Act, empirical research method is used with sampling of consumer of PDAM water service user and interview with PDAM Tirta Khatulistiwa. Basically the quality assurance system of ISO 9001: 2015 on the quality of customer service is closely related to the fulfillment of consumer rights contained in the Consumer Protection Act, but the PDAM Tirta Khatulistiwa has not been able to apply it due to the public budget conditions to have sophisticated technological equipment Plays an important role in the distribution of clean water, and the lack of qualified human resources, and water production services that are not in compliance with clean water standards. Therefore, it is expected that PDAM Tirta Khatulistiwa can improve its service to the community in Pontianak City by increasing its human resources capacity, production capacity is upgraded and in accordance with health standards and replacing old equipment with more sophisticated technology. Hopefully in the future PDAM Tirta Khatulistiwa can apply the standard of ISO 9001: 2015 quality assurance system to the quality of customer service and fulfill the consumer rights according to Consumer Protection Act.   
Keywords: PDAM Tirta Khatulistiwa, ISO 9001: 2015, Consumer Protection Act

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Diterbitkan Oleh: Program Magister Hukum Universitas Tanjungpura

ISSN: 0216-2091