PENDIDIKAN KARAKTER YANG TERCERMIN DALAM NOVEL PANGGIL AKU KARTINI SAJAKARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER

Agus Wartiningsih

Abstract


Pendidikan diartikan sebagai proses mengubah sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Karakter diartikan sebagai “Cara berpikir dan berperilaku yang khas tiap individu untuk hidup dan bekerja sama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara” (Samani dan Hariyanto, 2013: 41). “Kesehatan mental, karakter luhur atau karakter yang mulia sangat penting bagi perkembangan peradaban dan kekarakter suatu bangsa, di samping kecerdasan berpikir dan kemampuan intelektual. Nabi Muhammad Swa. diturunkan Tuhan untuk memperbaiki akhlak kaum Quraish Mekkah yang tidak beradap/jahiliyah, begitu juga Nabi Isa AS diturunkan sebagai gembala umatnya yang sesat, Sidarta Gautama, Tau Tse, rupanya Tuhan masih sayang pada manusia sehingga mengutus berbagai orang suci penuntun umat manusia pada kaumnya” (Fathurrohman, dkk., 2013:14).  Pendidikan karakter yang kita kenal mencakup 9 pilar pendidikan karakter yaitu: 1) cinta Tuhan dan alam semesta, 2) tanggung jawab, kedisiplinan dan kemandirian, 3) kejujuran, 4) hormat dan santun, 5) kasih sayang, kepedulian dan kerja sama, 6) percaya diri, kreatif, kerja keras, pantang menyerah, 7) keadilan dan kepemimpinan, 8) baik dan rendah hati, 9) toleransi, cinta damai, dan persatuan.

Kata Kunci: Pendidikan, Karakter, Panggil Aku Kartini Saja


Abstract: Education is defined as the process of changing attitudes and behaviour  of  a person or group of people in human mature  through teaching and training. Character is defined as "a way of thinking and behaving that is typical of each individual to live and work together in the family, community, nation, and the state" (Samani and Hariyanto, 2013: 41). "Mental health,  noble character,  intelligence thought and intellectual capabilities is very important for the development of civilization and character of  a nation. Prophet Muhammad SAW  was revealed by God to edify the uncivilized/ignorant Quraysh of Mecca, as did by Prophet Isa AS is derived as a shepherd his flock astray. God also sent  Sidarta Gautama and Tau Tse to guide human being as the way  to love mankind."(Fathurrohman, et al., 2013: 14).  Character education includes nine pillars namely: 1) the love of God and the universe, 2) responsibility, discipline and independence, 3) honesty, 4) respect and courtesy, 5) compassion, care and cooperation, 6 ) confident, creative, work hard, never give up, 7) justice and leadership, 8) kind and humble, 9) tolerance, love peace, and unity.

Keywords: Education, Character, Panggil Aku Kartini Saja.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.26418/jvip.v6i3.9026

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 Agus Wartiningsih



Published by Universitas Tanjungpura
Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak 78124
Telp: (0561) 740144 Kotak Post 1049

website: http://jurnal.untan.ac.id/index.php/jvip

email: jurnalvisi@untan.ac.id

Creative Commons License
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

View My Stats