Rancang Bangun Aplikasi Multimedia untuk Pengenalan Ceria (Cerita Rakyat) Interaktif Kalimantan Barat

Desti Mawarni, Helen Sastypratiwi, Helfi Nasution

Abstract


Cerita rakyat adalah satu diantara beberapa kekayaan budaya Indonesia. Kalimantan Barat juga memiliki banyak cerita rakyat disetiap daerah. Berdasarkan data buku yang ada di literature Perpustakaan Provinsi Kalimantan Barat dengan jumlah buku cerita rakyat sebanyak 237 eksemplar dari 78 judul buku cerita rakyat Kalimantan Barat. Buku yang ada masih menggunakan penulisan yang monoton tanpa gambar dan warna. Berdasarkan jumlah pengunjung 3 bulan terakhir yang datang untuk membaca cerita rakyat maupun sejarah Kalimantan Barat, diketahui anak-anak yang datang untuk membaca berjumlah 16 orang, sedangkan yang selain anak-anak berjumlah 332 orang. Hal ini menunjukan kurang tertariknya anak-anak untuk membaca cerita rakyat Kalimantan Barat. CAI (Computer Aided Instruction) merupakan pengembangan daripada teknologi informasi terpadu yaitu komunikasi (interaktif), audio, video, penampilan citra (image) yang dikemas dengan sebutan teknologi multimedia. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan aplikasi multimedia interaktif dengan interface yang menarik dan interaktif untuk pengenalan cerita rakyat Kalimantan Barat bagi anak-anak. Aplikasi ini ditujukan untuk anak kelas 1 SD yang berusia 6-7 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (metode penelitian dan pengembangan). Metode Research and Development terdiri dari delapan tahapan mulai dari permasalahan, pengumpulan data, pembuatan produk, validasi produk, analisa validasi, revisi dan laporan. Berdasarkan hasil validasi oleh materi dan media, Aplikasi Ceria (Cerita Rakyat) dikategorikan valid dengan RTVTK 3,67, sehingga dapat disimpulkan bahwa Aplikasi Ceria layak digunakan sebagai media pengenalan cerita rakyat Kalimantan Barat.

Keywords


Cerita, rakyat, Computer Aided Instruction, Research and Development, RTVTK

Full Text:

PDF

References


Monica Fenny, Waluyanto Dwi Heru, Zacky Asnar. 2013. Perencanaan Buku Cerita Rakyat Bergambar Interaktif Untuk Menanamkan Kejujuran Pada Anak Usia 510 Tahun. Jurnal Informatika : 1-11

Smaldino,et.al., (2005). Instructional Technology and Media for Learning 8th ed. New Jersey:Pearson Educational Inc.

Sulistyarini, Dwi. 2010. Nilai Moral dalam Cerita Rakyat Sebagai Sarana Pendidikan Budi Pekerti.

http://kidemang.com/kbj5/index.php/makal

h-komisi-b/1147-13-nilaimmoraldalamceritarakyatsebagaisaranapendidikan-budipekerti [Diakses pada tanggal 20 Mei 2014]

Vaughan Tay. 2006. Multimedi Making It Work Edisi 6. Yogyakarta : Andi.

Rusman, Kurniawan, D dan Riyana. C. 2012. Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Jakarta: Rajawali Pers.

Herman Dwi Surjono. 1999. Pembangunan Computer-Assisted Intruction (CAI) Untuk Pelajaran Elektronika. Jurnal Pendidikan. No.2 (XXV) : 95-106

Khabibah, Siti. 2006. Pengembangan Model Pembelajaran Matematika dengan Soal Terbuka Untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa ekolah Dasar. Disertasi. Tidak dipublikasikan. Surabaya: Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Surabaya.

Sugiono. 2012. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung : Alfabeta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c)

ara komputer View My Stats
Creative Commons License
All article in Justin is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License