SISTEM MONITORING KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI DAERAH URBAN SMART CITY BERBASIS TEKNOLOGI INTERNET OF THINGS (IoT)

Indra Jaya Saputra, Ferry Hadary, Hendro Priyatman

Abstract


Tingginya angka kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Barat memicu berbagai dampak kehidupan dari sisi kesehatan, social hingga ekonomi. Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat (2021) mencatat kondisi geografis wilayah Kalimantan Barat memiliki luas yaitu 147.307 km2 mengakibatkan tingginya potensi bagi oknum yang tidak bertanggung jawab untuk membuka lahan dengan cara membakar. Di mana akibat pembakaran ini menimbulkan kabut asap yang mengganggu aktifitas masyarakat. Di sisi lain kondisi iklim tahunan yaitu kemarau yang berkepanjangan di Indonesia kerap kali berdampak terhadap aktivitas karhutla di wilayah Kalimantan Barat ini. Oleh sebab itu, diperlukannya tingkat perhatian yang khusus dalam upaya pengendalian dan pemantauan karhutla baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Sistem pemantauan karhutla yang menampilkan data secara waktu nyata (real time) melalui koneksi internet dengan memanfaatkan website sebagai Graphical User Interface (GUI) sangat dibutuhkan bagi masyarakat perkotaan saat ini guna memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam mengakses informasi mengenai karhutla serta dapat mengambil keputusan publik secara tepat dan akurat.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editorial Office/Publisher Address:

Editor Jurnal jteuntan, Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura,
Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak 78124, Indonesia

website : http://jurnal.untan.ac.id/index.php/jteuntan
email : elektrountan1@gmail.com

Support Contact

Dewi Lestari, ST