STUDI ANALISIS PERBANDINGAN SISTEM PENGISIAN BATERAI MENGGUNAKAN ALTERNATOR TIPE KONTAK POINT DENGAN ALTERNATOR TIPE IC REGULATOR

- Burhanuddin, Kho Hie Khwee, Ayong Hiendro

Abstract


Sistem pengisian merupakan salah satu sistem didalam sebuah kendaraan bermotor (mobil) yang mempunyai peran sangat penting. Pada mobil yang menggunakan bahan bakar minyak (pembakaran dalam), sistem pengisian mempunyai peranan yang sangat besar untuk menjamin kelangsungan hidup mesin yaitu untuk mensuplai kebutuhan listrik kebdaraan. Tugas akhir ini membahas mengenai sistem pengisian baterai menggunkan alternator tipe kontak point dengan alternator tipe IC regulator baik dalam kondisi beban Off dan juga On serta membandingkannya. Analisi sistem pengisian baterai menggunakan alternator kontak point pada tipe mobil Toyota Kijang Grand tahun 1995 pada saat kondisi batrai dalam keadaan stanbay (mesin kondisi mati) menghasilkan tegangan (volt) sebesar 12,12 Volt dengan kategori tidak stabil. Sedangkan uji coba kondis mesin dalam keadaan hidup atau menyala dan dalam kondisi tanpa beban (lampu dan AC dalam kondisi Off) rata-rata menghasilkan tegangan (volt) sebesar 15,13 volt serta dalam kondisi dengan beban rata-rata menghasilkan tegangan sebesar 13,20 volt dengan kategori sama-sama tidak stabil. Sedangkan analisis sistem pengisian baterai menggunakan alternator tipe IC regulator pada tipe mobil Nissan Grand Livina tahun 2012 pada saat kondisi batrai dalam keadaan stanbay (mesin kondisi mati) menghasilkan tegangan (volt) sebesar 12,20 Volt dengan kategori tidak stabil. Sedangkan uji coba kondis mesin dalam keadaan hidup atau menyala dan tanpa beban mencapai rata-rata sebesar 14,24 volt dengan kategori stabil, dan ketika dengan beban mencapai rata-rata sebesar 14,04 voltdengan kategori stabil. Selain itu terdapat perbedaan yang signifikan antara kestabilan tegangan antara alternator tipe kontak point tanpa beban dengan alternator tipe IC regulator karena nilai sig sebesar 0,000, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Begitu juga terdapat perbedaan yang signifikan antara kestabilan tegangan antara alternator tipe kontak point dengan alternator tipe IC regulator, karena nilai sig sebesar 0,009. Oleh karena nilai signifikansi > alpha (0,05) maka Ha diterima dan Ho ditolak.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editorial Office/Publisher Address:

Editor Jurnal jteuntan, Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura,
Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak 78124, Indonesia

website : http://jurnal.untan.ac.id/index.php/jteuntan
email : elektrountan1@gmail.com

Support Contact

Dewi Lestari, ST
Phone: +6285245739003
Email: elektrountan1@gmail.com