PENGARUH AMELIORAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS PADA LAHAN GAMBUT

Antonius Erick, Radian Radian, Tatang Abdurrahman

Abstract


Jagung manis (Zea mays saccharata L.) merupakan tanaman pangan yang banyak dibudidayakan masyarakat dan menjadi satu diantara komoditas terpenting setelah tanaman padi karena mengandung karbohidrat,  protein, lemak yang rendah, dan sejumlah vitamin sangat bermanfaat bagi kesehatan. Penelitian bertujuan untuk menentukan dosis dan jenis amelioran terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung manis pada lahan gambut. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor dan diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama yaitu pemberian dosis amelioran (D) terdiri dari: d1= 10 ton/ha setara dengan 5,6 kg/petak, d2= 20 ton/ha setara dengan 11,2 kg/petak, d3= 30 ton/ha setara dengan 16,8 kg/petak. Faktor kedua yaitu jenis amelioran (J) terdiri dari: j1= lumpur laut, j2= tanah aluvial, j3= abu kayu. Variabel pengamatan meliputi: tinggi tanaman, jumlah daun, berat kering tanaman, volume akar, berat jagung berkelobot, diameter tongkol, panjang tongkol, berat jagung berkelobot per petak. Berdasarkan hasil penelitian bahwa amelioran abu kayu dengan dosis 20 ton/ha setara 11,2 kg/petak merupakan perlakuan terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung manis pada lahan gambut.

Keywords


Abu Kayu, Aluvial, Jagung Manis, Lumpur Laut

Full Text:

PDF

References


BPS. 2022. Data Produksi Jagung Provinsi Dalam Angka 2022. Retrieved November 15, 2023, From: http://kalbar.bps.go.id/?hal=publikasi.

Hamid. 2017. Pengaruh Lumpur Laut terhadap Ketersediaan Hara dan Pertumbuhan Tanaman Sorgum (Sorghum Bicolor L.) di Lahan Pasca PETI Terlantar. Skripsi. Pontianak: Universitas Tanjungpura, Fakultas Pertanian.

Harjadi, S.S. 2002. Pengantar Agronomi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Hasnia., Damhuri., & Samai, S. (2017). Pengaruh pemberian abu sekam padi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.). Jurnal Ampibi, 2(1), 65-74

Jumadi, Mustamir, E., dan Nurjani. 2018. Respon Tanaman Jagung Manis pada Tanah Gambut terhadap Pemberian Beberapa Jenis Bahan Pembenah Tanah. Jurnal Sains Pertanian Equator, 7(3), 22-30.

Kristi, F., Hadijah, S., dan Abdurrahman, T. 2021. Pengaruh Abu Kayu dan Pupuk Kandang Ayam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tomat pada Media Gambut. Jurnal Sains Pertanian Equator, 10(2), 1-8.

Maftu’ah, E., Maas, A., Syukur, A., dan Purwanto, B.H. 2013. Efektivitas Amelioran pada Lahan Gambut Terdegradasi untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Serapan NPK Tanaman Jagung Manis (Zae mays L. var. saccharata). Jurnal Agronomi Indonesia, 41(1), 16-23.

Safuan, L. dan Bahrun, A. 2012. Pengaruh Bahan Organik dan Pupuk Kalium terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Melon (Cucumis melo L.) Jurnal Agroteknos, 2(2), 69-76.

Sulakhudin, Suswati, D., dan Hatta, M. 2017. The Efect Ameliorants On Improvement Of Soil Fertility In Post Gold Mining Land At West Kalimantan. Journal Of Degraded And Mining Land Management, 4(4), 873-880.

Wijaya, T. I., Listiawati, A., dan Susana, R. 2012. Pengaruh Abu Kayu dan Pupuk Phonska terhadap Hasil Tanaman Mentimun di Tanah Gambut. Jejak: Jurnal Sains Pertanian Equator. 2(2), 1-11.




DOI: http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v13i2.77538

Refbacks

  • There are currently no refbacks.