KAJIAN SIFAT KIMIA TANAH PADA LAHAN PASCA PERTAMBANGAN EMAS DESA MONTERADO KECAMATAN MONTERADO KABUPATEN BENGKAYANG

Asrifin Aspan, Rossie W. Nusantara, Respati Suryokusumo

Abstract


ABSTRAK

Lahan pasca PETI merupakan salah satu lahan marginal yang jika diperbaiki dapat berpotensi sebagai lahan pertanian, seperti tanah-tanah marginal lainnya, tanah pasca PETI memiliki keterbatasan pada sifat fisika, kimia dan biologi tanah. Tanah pasca PETI umumnya adalah pasiran, kandungan bahan organik yang rendah, serta tingkat kesuburan yang rendah. Pemanfaatan lahan pasca PETI menjadi lahan pertanian memerlukan upaya perbaikan agar menjadi lebih produktif. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji sifat kimia tanah dan kriteria status hara pada lahan pasca PETI Dusun Goa Boma Desa Monterado Kecamatan Monterado Kabupaten Bengkayang. Pengambilan sampel tanah dilakukan dengan menggunakan metode diagonal sebanyak 4 sampel komposit dengan kedalaman 0-30 cm dan sampel tanah akan dianalisis di Laboratorium. Penelitian ini berlangsung dari bulan Februari - Juli 2021. Beberapa sifat kimia tanah yang dianalisis pada penelitian ini meliputi pH, C-organik N-total, P-tersedia, K-dd, KTK dan KB. Nilai pH bervariasi mulai dari 3,46-5,13 (sangat masam hingga masam); C-organik 0,21-1,28% (sangat rendah); N-total 0,04-0,18% (sangat rendah hingga rendah); P-tersedia 7,74-13,96 ppm (sangat rendah hingga rendah); K-dd 0,05-0,09 cmol(+)kg-1 (sangat rendah); KTK 4,23-7,56 cmol(+)kg-1 (sangat rendah hingga rendah); KB 10,32-13,71% (sangat rendah).

Kata Kunci : Dusun Goa Boma, Lahan pasca PETI, Sifat kimia tanah.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v10i4.50145

Refbacks

  • There are currently no refbacks.