PENGARUH BOKASI LIMBAH BAGLOG JAMUR TIRAM DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH PADA TANAH ALUVIAL

Rizqi Ahmad Ardli, TATANG ABDURRAHMAN, basuni MSI

Abstract


ABSTRAK

Pemanfaatan tanah aluvial sebagai media tumbuh tanaman bawang merah pada umumnya dihadapkan pada permasalahan kondisi tanah aluvial yang cenderung mempunyai sifat fisik yang kurang baik dan unsur hara yang rendah, sehingga perlu menambahkan bahan organik seperti bokasi limbah baglog jamur tiram dan NPK yang diharapkan dapat memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terjadi interaksi antara bokasi limbah baglog jamur tiram dan NPK dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di lahan KEP’S Agro, Kota Pontianak berlangsung dari Januari sampai Maret 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu rancangan acak lengkap faktorial. Faktor pertama pemberian bokasi limbah baglog jamur tiram dengan 3 taraf (10 ton/ha, 20 ton/ha, dam 30 ton/ha). Faktor kedua yaitu pemberian NPK dengan 3 taraf (400 kg/ha, 500 kg/ha, dan 600 kg/ha).

Hasil penelitian menunjukan bahwa Interaksi dari pemberian bokasi limbah baglog jamur tiram dan pupuk NPK diperoleh hanya pada pada variabel  jumlah anakan 2 minggu setelah tanam (MST). Pemberian bokasi limbah baglog jamur tiram dapat meningkatkan tinggi tanaman 2 dan 4 MST, jumlah daun 4, 6, dan 8 MST, jumlah anakan 2 dan 4 MST, berat basah tanaman, berat kering tanaman, dan jumlah umbi. Perlakuan pupuk NPK dapat meningkatkan tinggi tanaman 2, 4, 6, dan 8 MST, jumlah daun 4, 5, dan 8 MST, berat basah umbi dan jumlah umbi. Pemberian bokasi limbah baglog jamur tiram 20 ton/ha  dan  NPK 500 kg/ha dosis yang efisien dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah aluvial.

Kata kunci : aluvial, baglog jamur tiram, bawang merah, bokasi, NPK.

 


Full Text:

DOCX


DOI: http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v10i4.49386

Refbacks

  • There are currently no refbacks.