Pengaruh Frekuensi Aplikasi Trichoderma sp. untuk Menekan Penyakit Hawar Pelepah Rhizoctonia solani Kuhn pada Tanaman Padi

MA'RUF MUHLISIN, IMAN SUSWANTO, SARBINO SARBINO

Abstract


Rhizoctonia solani Kuhn penyebab penyakit hawar pelepah daun padi merupakan salah satu faktor penghambat peningkatan produktivitas tanaman padi. Penggunaan Trichoderma sp. merupakan salah satu pengendalian yang ramah lingkungan dan mudah untuk diaplikasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan Trichoderma sp. dalam menekan serangan patogen R. solani sekaligus pengaruhnya terhadap sifat agronomi tanaman dan mendapatkan frekuensi aplikasi terbaik dalam menekan penyakit hawar pelepah padi. Penelitian ini dilaksanakan di rumah kasa menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 7 ulangan.  Faktor yang diteliti ialah pemanfaatan agen hayati Trichoderma sp. dengan menguji 3 frekuensi aplikasi yaitu 1 x dosis 10 ml/rumpun , 2 x dosis 5 ml/rumpun, 3 x dosis 3,33 ml/rumpun dan 1 perlakuan pembanding tanpa pemberian agens hayati Trichoderma sp. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penggunaan Trichoderma sp. dengan cara di semprotkan ke tanaman mampu menekan serangan penyakit hawar pelepah padi hingga 55,73%. Penggunaan Trichoderma sp. juga dapat meningkatkan tinggi tanaman, jumlah anakan dan anakan produktif. Frekuensi aplikasi terbaik terdapat pada perlakuan dosis 5 ml/rumpun dengan 2 kali aplikasi .


Full Text:

DOCX

Refbacks

  • There are currently no refbacks.