KAJIAN PEMBERIAN BIOCHAR DAN PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP SERAPAN HARA DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea Mays L.) DI TANAH PASCA PETI

Sulakhudin Urai Suci YVI Santi

Abstract


Permintaan jagung manis semakin meningkat setiap tahunnya, satu diantara upaya untuk meningkatkan produksi jagung manis adalah memanfaatkan lahan yang kurang optimal seperti tanah pasca PETI. Tujuan penelitian adalah mengkaji pemberian biochar dan pupuk kandang sapi terhadap serapan hara dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan  Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial yang disusun dalam rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan biochar dan pupuk kandang Sapi. Faktor pertama adalah biochar yang terdiri dari  empat taraf dosis yaitu  tanpa biochar, biochar 6 ton/ha, 12 ton/ha dan 18 ton/ha. Faktor kedua adalah pemberian pupuk kandang dengan empat taraf dosis yaitu tanpa pupuk kandang,  20 ton/ha , 40 ton/ha dan 60 ton/ha pupuk kandang masing-masing diulang sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 48 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang sapi sebanyak 60 ton/hektar dan biochar sebanyak 18 ton/hektar dapat meningkatkan serapan N sebesar 16,7%. Pemberian pupuk kandang sapi sebanyak 40 ton/hektar dan biochar sebanyak 18 ton/hektar dapat meningkatkan serapan P dan K berturut-turut sebesar 32,57% dan 39,13%. Pemberian pupuk kandang sapi sebanyak 20 ton/hektar dan tanpa biochar dapat meningkatkan serapan Ca sebesar 3,74%. Hasil tanaman jagung manis berkisar antara 0,3 sampai 1,67 ton/ha akibat pemberian pupuk kandang dan biochar.

Kata kunci :     Biochar, Jagung Manis, Pupuk Kandang Sapi, Serapan Hara, Tanah Pasca PETI


Full Text:

DOCX

Refbacks

  • There are currently no refbacks.