ASSOSIASI SERANGGA PADA BEBERAPA VARIETAS JAGUNG ( Zea mays L. ) DI LAHAN GAMBUT

Tomiko Tomiko, Tris Haris Ramadhan, Edy Syahputra

Abstract


Jagung merupakan bahan pangan karbohidrat yang dapat membantu pencapaian dan pelestarian swasembada pangan. Saat ini petani menanam berbagai varietas jagung, dengan semakin tingginya beragam varietas mungkin serangga yang berassosiasi  juga akan beragam. Penelitian bertujuan untuk menghitung populasi serangga dan serangan hama serta indeks keanekaragamannya pada berbagai varietas tanaman jagung di lahan gambut. Penelitian dilaksanakan di Desa Rasau Jaya 2, Kecamatan Rasau, Kabupaten Kuburaya dan Laboratorium Hama Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2019 hingga Juli 2019. Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4 perlakukan yang diulangi sebanyak 5 kali. Adapun perlakuan ada A (varietas Pioneer-21), B (varietas Bisi-18), C (varietas Pertiwi 3), D (varietas Petro Hi-Corn). Variabel pengamatan yang diamati yaitu jenis-jenis serangga, populasi serangga, intensitas kerusakan oleh serangan hama, dan indeks keanekaragaman. Hasil penelitian menunjukkan jenis-jenis seranggga yang tertangkap terdiri dari 7 ordo, 20 famili ,dan 27 spesies. Populasi hama paling tinggi pada tanaman jagung adalah Cnaphalocrosis medinalis dari semua varietas jagung di lapangan sedangkan populasi musuh alami tertinggi yang ditemukan pada pertanaman adalah Menochilus sexmaculatus. Serangan hama pada semua varietas dimulai pada 3 MST – 10 MST. Hama yang meyerang yaitu Spdodoptera litura, Spodoptera frugiperda, Cnaphalocrosis medinalis, Ostrinia furnacalis, dan Helicoverpa armigera. Tingkat serangan hama termasuk kategori ringan. Nilai Indek keanekaragaman serangga Shanon-Weiner (H’) pada areal pertanaman jagung tergolong sedang. Nilai Indek keanekaragaman tertinggi pada varietas pioneer-21 sebesar 1,88.

Full Text:

DOCX

Refbacks

  • There are currently no refbacks.