Pertumbuhan dan Hasil Kacang Tanah dengan Pemberian Bokasi Kotoran Bebek Pada Tanah Gambut

Joseph Tsahab, Ir. Surachman, MMA, Ir. Elly Mustamir, M.Sc

Abstract


ABSTRAK

Tanah gambut memiliki sifat keasaman tanah yang tinggi dan ketersediaan hara
yang rendah serta kejenuhan basa (KB) yang menyebabkan pertumbuhan dan
perkembangan tanaman yang sangat rendah. Salah satu cara untuk mengatasi
masalah kekurangan unsur hara adalah dengan memberikan bokasi kotoran bebek.
Penelitian ini bertujuan mendapatkan dosis bokasi kotoran bebek yang terbaik untuk
pertumbuhan dan hasil kacang tanah pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan
di lahan gambut yang terletak di Jalan Perdana, Parit Demang yang memiliki
ketinggian tempat 1-2 meter diatas permukaan laut (mdpl). Penelitian ini
dilaksanakan pada tanggal 30 November 2019 sampai tanggal 29 Februari 2020.
Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor,
yang terdiri dari 6 perlakuan dengan 4 ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 3
tanaman sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah b
1
= 5 ton/ha bokasi kotoran
bebek, b
2
= 10 ton/ha bokasi kotoran bebek, b
3
= 15 ton/ha bokasi kotoran bebek, b
4

= 20 ton/ha bokasi kotoran bebek, b
5
= 25 ton/ha bokasi kotoran bebek, b
6
= 30
ton/ha bokasi kotoran bebek. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu tinggi
tanaman, volume akar, berat kering total tanaman, jumlah polong per tanaman, berat
kering biji per tanaman, dan berat kering biji per petak. Berdasarkan hasil penelitian
maka dapat disimpulkan bahwa pemberian bokasi kotoran bebek dengan dosis 30
ton/ha menunjukkan pertumbuhan dan hasil yang terbaik tanaman kacang tanah.

 


Full Text:

DOCX

Refbacks

  • There are currently no refbacks.