PENGARUH JARAK TANAM DAN PUPUK N TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG DAUN PADA TANAH GAMBUT

Yuni Anelia Anelia, Agustina Listiawati Listiawati, Maulidi Maulidi Maulidi

Abstract


Bawang daun (Allium fistulosum L.) dapat tumbuh pada tanah gambut yang mempunyai unsur hara yang cukup bagi pertumbuhannya. Pupuk N sangat diperlukan dalam pertumbuhan tanaman bawang daun, selain itu kepadatan populasi juga mempengaruhi produksi tanaman sehingga diperlukan jarak tanam yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan interaksi yang terbaik antara jarak tanam dan pupuk N terhadap pertumbuhan dan hasil bawang daun pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di jalan Purnama 2, Kota Pontianak dari tanggal 10 Maret 2020 hingga 2 Mei 2020. Metode yang digunakan yaitu Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) pola faktorial dengan dua faktor perlakuan terdiri dari jarak tanam (j) sebagai petak utama (mainplot) dan pupuk N (n) sebagai anak petak (subplot). Adapun jarak tanam terdiri dari tiga taraf, yaitu : j1 = (20 cm x 15 cm) j2 = (20 cm x 20 cm) j3 = (20 cm x 25 cm) dan pupuk N terdiri dari tiga taraf, yaitu : n1 = (150 kg/ha) n2 = (200 kg/ha ) n3 = (250 kg/ha). Masing-masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap unit percobaan terdiri dari 4 sampel tanaman.Variabel yang diamati pada penelitian ini yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah daun per rumpun (helai), jumlah anakan per rumpun (anakan), klorofil daun (spad unit), panjang akar (cm), berat basah per petak (g), berat basah per rumpun (g), dan berat kering tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ditemukan jarak tanam dan dosis pupuk N yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil bawang daun pada tanah gambut, tetapi perlakuan yang efisien untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang daun adalah penggunaan jarak tanam 20 x 25 cm dan pupuk N dosis 150 kg/ha.

 

Kata kunci: Jarak Tanam, Pupuk N, Bawang Daun, Tanah Gambut

 


Full Text:

DOCX

Refbacks

  • There are currently no refbacks.