PENGARUH Osmoconditioning DENGAN LARUTAN PEG (Polyethylene Glycol) 6000 TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH PADI YANG TELAH MENGALAMI KEMUNDURAN

Rizqi Norma Sari, Tantri Palupi, Wasi'an Wasi'an

Abstract


Benih yang telah mengalami penurunan viabilitas dan vigornya apabila digunakan dalam usaha budidaya tanaman akan memberikan pertumbuhan dan daya tumbuh (viabilitas) yang rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan lama perendaman PEG 6000 terhadap viabilitas dan vigor benih padi yang telah mengalami kemunduran. Jenis padi yang digunakan yaitu padi unggul varietas Mekongga. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri dari 9 perlakuan dengan 3 ulangan, setiap ulangan terdiri dari 2 sampel. Terdapat 9 perlakuan yang diberikan yaitu kontrol, 5% PEG 6000 selama 12 jam, 5% PEG 6000 selama 24 jam, 10% PEG 6000 selama 12 jam, 10% PEG 6000 selama 24 jam, 15% PEG 6000 selama 12 jam, 15% PEG 6000 selama 24 jam, 20% PEG 6000 selama 12 jam, 20% PEG 6000 selama 24 jam. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi kadar air, indeks vigor, keserempakan tumbuh, daya berkecambah, kecepatan tumbuh, panjang akar, panjang plumula, dan berat kering kecambah normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian osmoconditioning PEG 6000 mampu meningkatkan viabilitas dan vigor benih padi yang telah mengalami kemunduran  dengan tolok ukur peningkatan daya berkecambah hingga 22,85% dan vigor 23,33%. Perlakuan Osmoconditioning PEG 6000 dengan konsentrasi 5 - 20% selama 12 - 24 jam efektif dalam meningkatkan viabilitas dan vigor benih padi yang telah mengalami kemunduran.

Kata Kunci: padi, PEG 6000, osmoconditioning , viabilitas, vigor.

 


Full Text:

DOCX

Refbacks

  • There are currently no refbacks.