BABADOTAN WEED RESPONSE Ageratum conyzoides AFTER APPLICATION OF ATRAZINE AND MESOTRION HERBICIDE

RABULI RABULI

Abstract


Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi respons gulma babadotan Ageratum conyzoides setelah aplikasi herbisida atrazin dan mesotrion. Penelitian dilakukan pada September November 2019 di Kebun Percobaan dan Laboratorium Pestisida, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan dan 5 ulangan. Pengamatan dilakukan pada intensitas keracunan gulma. Hasil penelitian menunjukan bahwa intensitas keracunan gulma A. conyzoides yang disebabkan oleh herbisida atrazin lebih cepat dibandingkan dengan herbisida mesotrion maupun campuran. 1 minggu setelah aplikasi (MSA), pada dosis 0,63 1/ha, 1,25 1/ha dan 2,5 1/ha yaitu sebesar 100%. Herbisida campuran lebih efektif menurunkan biomassa gulma A. conyzoides hingga 100%, terlihat pada dosis 0,13 l/ha, 0,25 l/ha, 0,50 l/ha dan 1 l/ha.


Full Text:

DOCX

Refbacks

  • There are currently no refbacks.