Pengaruh Penambahan Ekstrak Daun Sukun (Artocarpus altilis F.) dan Lama Perendaman Terhadap Kualitas Daging Ayam Broiler Selama Penyimpanan

Lola Novitasari

Abstract


Daun sukun mengandung senyawa flavonoid yang berfungsi sebagai antimikroba, sehingga dapat berpotensi sebagai pengawet daging ayam. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui pengaruh dan perlakuan terbaik penambahan ekstrak daun sukun dan lama perendaman terhadap kualitas daging ayam broiler selama penyimpanan. Desain penelitian menggunakan rancangan acak kelompok yang disusun secara faktorial (2 faktor) antara konsentrasi ekstrak daun sukun (0%, 5%, 10%, 15%) dan lama perendaman (15, 30 dan 45 menit) yang diulang sebanyak 3 kali. Parameter analisis yang dilakukan adalah kadar air, kadar protein, kadar lemak, pH dan Total Plate Count. Data yang diperoleh dianalisis dengan Anova (α= 5%), jika perlakuan berpengaruh nyata, dilanjutkan uji Beda Nyata Jujur. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik pada penyimpanan hari ke 6, yaitu 10% konsentrasi ekstrak daun sukun dan 45 menit lama perendaman, yang menghasilkan rerata karakteristik kimia : kadar air 74,96%, kadar protein 12,36%, kadar lemak 4,68%, karakteristik fisik : pH 5,84, dan karakteristik mikrobiologis : TPC 1,06x108 CFU/g.

Kata kunci : Ayam broiler, daun sukun, ekstrak, dan lama perendaman


Full Text:

Untitled


DOI: http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v9i2.38994

Refbacks

  • There are currently no refbacks.