KORELASI KEDALAMAN MUKA AIR SALURAN DAN MUKA AIR TANAH GAMBUT DI DESA KUALA DUA KABUPATEN KUBU RAYA

Tino O Chandra Urai E Suryadi Rudiyansah Rian

Abstract


ABSTRAK

Adanya kegiatan reklamasi dalam pengelolaan lahan gambut untuk tanaman kelapa sawit yang didahului dengan pembuatan saluran drainase. Apabila mengalami pengeringan yang berlebihan akan menyebabkan kedalaman muka air tanah letaknya berada jauh dari permukaan tanah, akibatnya akan menyebabkan perubahan terutama pada sifat fisik tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi kedalaman muka air saluran dan air tanah gambut, serta sifat fisika tanah di Desa Kuala Dua, Kabupaten Kubu Raya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey, dengan parameter penelitian terdiri dari, identifikasi tingkat kematangan dan kedalaman gambut, pengamatan muka air saluran dan air tanah, kadar air kondisi lapangangan, potensial redoks, kadar serat, bobot isi, porositas total tanah, dan kadar air kapasitas lapangan. Elevasi lahan penelitian berkisar dari 8,73 – 10,41 (m dpl), dengan ketebalan gambut 6,63 – 7,68 m dengan rata-rata kadar serat utuh dengan kematangan saprik sebesar 20-30%, kematangan hemik sebesar 47 – 57%, kematangan fibrik sebesar 77 – 86%. Nilai rata-rata bobot isi tanah gambut berkisar 0,09 – 0,20 g/cm3, serta rata-rata dari porositas total tanah gambut berkisar 89,11 – 95,02%. Hasil korelasi muka air saluran dan air tanah pada jalur U1, U2, dan U3 menunjukan adanya korelasi yang positif, dan koefisien korelasi dengan kategori kuat sampai sangat kuat. Nilai dari kadar air kondisi lapangan berkisar 67-82%Vol, Sedangkan untuk kadar air kapasitas lapangan berkisar 72,17 – 82,02 %Vol. Nilai rata-rata Potensial Redoks berdasarkan baris B2-B6 titik pengamatan berkisar 307 – 333 mV.

 

 

 

 

Kata kunci : tanah gambut, muka air, sifat fisik tanah

Refbacks

  • There are currently no refbacks.