Identifikasi Sifat Fisika Tanah Sawah Irigasi dan Tadah Hujan di Desa Gombang Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak

sabinus sabinus sabinus, sabinus sabinus sabinus, junaidi junaidi junaidi, riduansyah riduansyah riduansyah

Abstract


Dalam upaya meningkatkan produksi padi di Kalimantan Barat, petani Kecamatan Sengah Temila melakukan penanaman padi dilahan sawah tadah hujan dan sawah irigasi, sebagai salah satu media pertumbuhan tanaman padi. Hasil produksi padi di lahan penelitian pada lahan sawah tadah hujan 1 ha dengan produksi padi 1 ton dan lahan irigasi 1 ha dengan produksi padi 3,5 ton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sifat fisik tanah sawah pada dua lahan di Desa Gombang, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak. Penelitian dilakukan di Desa Gombang, lahan penelitian merupakan lahan sawah, Irigasi dan Tadah Hujan, dengan luas masing-masing 2 ha diambil 5 titik sampel secara diagonal, dengan 2 kedalaman yaitu 0-20 cm dan 20-40 cm. sampel tanah diambil dalam bentuk sampel tanah utuh dan sampel tanah terganggu.

Hasil dari penelitian ini frofil tanah pada lahan sawah irigasi dan tadah hujan, warna tanah pada lahan sawah irigasi coklat sangat pucat dengan struktur prisma dan struktur lempung berdebu pada kedalaman 0-60 cm warna abu-abu gelap dengan struktur tiang dan tekstur liat berdebu dengan kedalaman 60-100 cm sedangkan pada lahan sawah tadah hujan dengan warna abu-abu kedalaman 0-100 cm dengan struktur remah dan tekstur lempung liat berpasir kedalaman 0-30 cm dan 30-100 cm struktur gumpal dengan tekstur liat berpasir. Hasil uji-t untuk melihat perbedaan sifat fisika tanah pada sawah tadah hujan dan sawah irigasi, pada semua parameter menunjukkan hasil berbeda tidak nyata.

Rerata bobot isi tanah pada kedalaman 0-20 cm dan 20-40 cm pada lahan irigasi lebih tinggi di bandingkan lahan sawah tadah hujan. Nilai rerata kadar air tanah kapasitas lapangan pada lahan sawah irigasi pada kedalaman 0-20 cm dan 20-40 cm lebih rendah dibandingkan dengan lahan sawah tadah hujan. Porositas total pada lahan sawah irigasi memiliki porositas total lebih rendah pada kedalaman 0-20 cm dan 20-40 cm dibandingkan dengan lahan sawah tadah hujan. Rerata permeabilitas tanah pada lahan sawah irigasi kedalaman 0-20 cm lebih tinggi dengan sawah tadah hujan, dan sebaliknya pada kedalaman 20-40 cm pada lahan sawah irigasi lebih rendah dari pada lahan sawah tadah hujan. Nilai rerata C-organik tanah pada lahan sawah irigasi dan tadah hujan tergolong tinggi, sedangkan pada kedalaman 20-40 cm pada lahan sawah irigasi tergolong sedang. Nilai rerata kandungan N-total pada lahan sawah irigasi dan tadah hujan tergolong sedang, sedangkan C/N rasio pada lahan sawah irigasi dan tadah hujan tergolong kriteria rendah. Nilai rerata pH tanah pada lahan sawah irigasi dan tadah hujan yang tergolong rendah dan masam.

Kata kunci : Sifat Fisika Tanah, Sawah Irigasi, Sawah Tadah Hujan.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.