KEBERADAAN NEMATODA ENTOMOPATOGEN (NEP) PADA PERTANAMAN HORTIKULTURA DI LAHAN GAMBUT DENGAN FREKUENSI APLIKASI PESTISIDA YANG BERBEDA

Kurnia Sari Hosen

Abstract


KEBERADAAN NEMATODA ENTOMOPATOGEN (NEP)

PADA PERTANAMAN HORTIKULTURA DI LAHAN GAMBUT

DENGAN FREKUENSI APLIKASI PESTISIDA YANG BERBEDA

 

Kurnia Sari(1) Indri Hendarti(2) Tris Haris Ramadhan(2)

(1)Mahasiswa Fakultas Pertanian

(2)Staf Pengajar Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura

Pontianak

 

Email: [email protected]

 

ABSTRAK

 

Nematoda entomopatogen adalah jenis agens hayati yang hidup di dalam tanah. Populasinya dapat menurun apabila terpapar bahan kimia berupa pestisida yang terlalu sering. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan populasi NEP pada lahan gambut yang digunakan untuk pertanian hortikultura dengan intensitas aplikasi pestisida rendah, sedang, dan tinggi. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan, dan 15 kali ulangan, sehingga akan diperoleh 45 sampel. Parameter penelitian meliputi mortalitas serangga umpan, populasi NEP/ml, identifikasi morfologi NEP, identifikasi biokimia bakteri simbion dan analisis tanah.

Hasil pengamatan menunjukkan lahan dengan intensitas pestisida (IP) tertinggi tingkat mortalitas larvanya paling rendah yaitu 51,7 %, tingkat populasi NEP paling sedikit yaitu 551 JI/ml dan keragaman jenis NEP nya paling kecil yaitu hanya jenis Steinernema carpocapsae. Sedangkan pada lahan IP sedang dan rendah mortalitas larva mencapai 80,67 % dan 78,7 % dan populasi 1.112 JI/ml dan 752 JI/ml. Keragaman tertinggi ada pada IP lahan sedang dengan dua jenis NEP yaitu Steinernema carpocapsae dan Heterorhabditis bacteriophora. Sedangkan kelimpahan populasi Steinernema carpocapsae ada pada lahan IP rendah.

 

Kata kunci: NEP, Intensitas Pestisida, mortalitas, populasi.


Full Text:

DOCX


DOI: http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v8i3.34256

Refbacks

  • There are currently no refbacks.