PENGARUH PUPUK KANDANG AYAM DAN PUPUK K TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL Allium chinense PADA TANAH ALLUVIAL

karlo arsenius, Warganda Faperta, Setia Budi

Abstract


Di Indonesia, potensi dan prospek pengembangan komoditas tanaman bawang-bawangan menunjukkan sisi positif perkembangan, seperti komoditas bawang merah dan bawang daun. Tanaman bawang merupakan salah satu komoditas yang layak dikembangkan secara intensif di Kalimantan Barat, salah satu tanah yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman ini adalah tanah alluvial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara pupuk kandang ayam dan pupuk K terhadap pertumbuhan dan hasil Allium chinense pada tanah alluvial. Penelitian ini menggunakan faktorial rancangan acak lengkap (RAL). Faktor pertama yaitu pupuk kandang ayam (p) yang terdiri dari tiga taraf perlakuan yaitu p1 = 10% pukan dari berat tanah setara 800 g per polybag, p2 = 20% pukan dari berat tanah setara 1600 g per polybag, dan p3 = 30 % pukan dari berat tanah setara 2400 g per polybag. Faktor kedua yaitu pupuk K (k) yang terdiri dari tiga taraf perlakuan yaitu k1 = 175 kg/ha setara 0,7 g per polybag, k2 = 200 kg/ha setara 0,8 g per polybag dan k3 = 225 kg/ha setara 0,9 g per polybag. Adapun variabel pengamatan pada penelitian ini yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), jumlah anakan (buah), jumlah umbi (buah) , berat basah tanaman (g) dan berat kering tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan faktor utama pupuk kandang berpengaruh nyata terhadap variabel pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun dan berat basah tanaman. Faktor kedua pupuk K dan interaksi pupuk kandang ayam dan pupuk K berpengaruh tidak nyata terhadap semua variabel pengamatan.

 

Kata kunci :  Allium chinense, Pupuk Kandang Ayam, Pupuk K, Tanah Alluvial

 


Full Text:

DOCX


DOI: http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v8i3.33331

Refbacks

  • There are currently no refbacks.