STATUS HARA N, P, K PADA TANAH INCEPTISOLS DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT KECAMATAN SEBAWI KABUPATEN SAMBAS

Denah Suswati Sutarman Gafur Dia Gunawan

Abstract


Abstrak

Unsur hara yang diperlukan tanaman untuk tumbuh terdiri dari 16 unsur hara yang ada di dalam tanah. Tanaman akan mengabsorbsi unsur hara dalam bentuk ion yang terdapat di sekitar perakaran. Unsur hara ini harus berada dalam bentuk tersedia dan dalam konsentrasi yang optimum bagi pertumbuhan tanaman. Tanah Inceptisols pada areal perkebunan kelapa sawit di Indonesia sebagian besar bertopografi datar hingga bergelombang dan sebagian kecil bergelombang hingga berbukit. Proses pembentukan tanahnya berasal dari proses pelapukan yang sangat intensif karena berlangsung pada daerah tropika dan sub tropika yang bersuhu panas dan bercurah hujan tinggi. Tanaman kelapa sawit di Kecamatan Sebawi telah memasuki usia 8 tahun, perkebunan sawit milik rakyat tersebut berada pada kemiringan 0-8 % dan > 8-15 % namun mempunyai produksi yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status unsur hara N, P, dan K pada tanah Inceptisols pada lahan kelapa sawit rakyat di Kecamatan Sebawi Kabupaten Sambas. Penelitian ini menggunakan metode transek/tegak, berdasarkan hasil penelitian status unsur hara nitrogen, fosfor, dan kalium tanah Inceptisols maka Reaksi tanah (pH) pada lokasi penelitian termasuk dalam kriteria sangat masam, fosfor (P) tersedia tanah termasuk dalam kriteria tinggi. C-organik, N-total, K-dd, Na-dd, Mg-dd dan KTK termasuk dalam kriteria rendah, Kejenuhan Al-dd, Ca-dd dan KB termasuk dalam kriteria sangat rendah. 

Kata Kunci : Status Hara N, P, K, Kelapa Sawit, Tanah Inceptisols, Kecamatan Sebawi


Full Text:

Untitled


DOI: http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v8i3.32652

Refbacks

  • There are currently no refbacks.