PENGARUH URIN SAPI DAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR TERHADAP KEBERHASILAN DAN PERTUMBUHAN STEK LADA (Piper nigrum Linn) PADA MEDIA TANAM

MEGA SARI, IWAN SASLI, DARUSSALAM DARUSSALAM

Abstract


PENGARUH URIN SAPI DAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR TERHADAP KEBERHASILAN DAN PERTUMBUHAN STEK LADA (Piper nigrum Linn ) PADA MEDIA TANAM

Mega Sari(1), Iwan Sasli(2), Darussalam(3)

(1) Mahasiswa dan  (2) Dosen

Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak

ABSTRAK

 

Lada (Piper nigrum Linn) merupakan tanaman rempah yang cukup penting sebagai penyumbang devisa negara dan bahan baku industri. Oleh karena itu dibutuhkan suatu paket teknologi perbanyakan tanaman lada melalui stek yang mampu mempercepat pertumbuhan akar dan meningkatkan pertumbuhan stek lada serta kemampuan serapan hara tanaman lada, misalnya serapan fosfor, upaya yang dapat dilakukan dengan memeanfaatkan urin sapi dan fungi mikoriza arbuskular (FMA).

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh urin sapi dan fungi mikoriza arbuskular terhadap keberhasilan dan pertumbuhan stek lada, mengetahui konsentrasi urin sapi yang terbaik terhadap keberhasilan dan pertumbuhan stek lada, mengetahui pengaruh fungi mikoriza arbuskular terhadap keberhasilan dan pertumbuhan stek lada. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Kupak Rebung, Desa Ratu Sepudak, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas. Waktu penelitian berlangsung dari tanggal 19 Juni 2016 sampai 19 Oktober 2016.

Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktorial. Faktor pertama FMA (M) dan faktor kedua Urin Sapi (U). Perlakuan yang digunakan adalah FMA terdiri dari m0 : tanpa FMA (kontrol), m1 : dengan FMA dan Urin Sapi terdiri dari u0 : kontrol (air biasa kontrol negatif), u1 : auksin 100 mg/ml air (kontrol positif), u2 : urin sapi 15%, u3 : urin sapi 30% dan u4 : urin sapi 45%. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah pertambahan tinggi tunas (cm), pertambahan jumlah daun (helai), panjang akar (cm), jumlah akar (helai) dan berat basah akar (g). Selain itu juga dilakukan pengamatan kondisi lingkungan yaitu suhu udara (°C) dan kelembapan udara relatif (%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian urin sapi berpengaruh tidaknyata pada keberhasilan dan pertumbuhan bibit stek lada. Tanaman dengan FMA memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap pertambahan tinggi tunas, pertambahan jumlah daun dan berat basah akar bibit  lada dari pada tanaman tanpa FMA. Selain itu tidak terjadi interaksi antara urin sapi dan FMA pada keberhasilan dan pertumbuhan bibit stek lada.

 

Kara kunci : Urin Sapi, Fungi Mikoriza Arbuskular, Pertumbuhan, Lada.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.