Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Karet (Havea brasiliensis) di Desa Tubang Raeng Kecamatan Jelimpo Kanbupaten Landak.

AET AET, Joni gunawan, rossie widya nusantara

Abstract


Sumber daya Lahan merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia karena sumber daya alam diperlukan dalam setiap kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat atau kelas kesesuaian lahan dan faktor pembatas pengembangan tanaman karet (Havea brasiliensis) serta cara pengelolaan yang sesuai dengan kondisi lahan yang ada di lokasi penelitian.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah survey langsung di lapangan dengan parameter penelitian meliputi; keadaan lingkungan, sifat fisika dan sifat kimia tanah. Keadaan lingkungan yang dapat diamati di lapangan meliputi iklim, bentuk wilayah dan topografi, batuan permukaan dan singkapan, tata guna lahan dan vegetasi, drainase dan tipe luapan air, dan erosi dan bahaya banjir. Sifat fisika tanah yang diamati meliputi warna tanah, tekstur, struktur, konsistensi, kedalaman air tanah, kedalaman efektif. Sifat kimia tanah di analisis di laboratorium, meliputi C-Organik, N-total, P, K, KTK, Na-dd, Tekstur, Ca2+, Mg2+, pH, KB, dan Al-dd.

Hasil penelitian menunjukan bahwa pada lokasi penelitian terdapat 1 satuan peta tanah (SPT) yaitu Typic Kandiudults yang  mempunyai kelas kesesuaian lahan aktual S2-wa,rc,nr dan kelas kesesuaian lahan potensial S2-wal, dengan luas lahan 100 ha dari luas keseluruhan lokasi penelitian.

Rekomendasi pengelolaan terdiri dari rekomendasi pengapuran dan rekomendasi pemupukan. Tanah pada lokasi penelitian termasuk kedalam kriteria masam dengan pH 4,83, sehingga perlu dilakukan pengapuran. Perhitungan dilakukan berdasarkan atas kadar Al-dd pada tanah. Kapur yang digunakan adalah kapur dolomit [CaMg(CO3)2]. Berdasarkan hasil perhitungan kebutuhan N, P dan K pada lokasi penelitian yang disesuaikan dengan kebutuhan tanaman karet menurut Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jambi (2009) dapat diketahui bahwa pada lokasi penelitian ketersediaan unsur hara N, P dan K tergolong rendah atau belum mencukupi kebutuhan tanaman karet.

 

Kata Kunci : Karet, Evaluasi Kesesuaian Lahan.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.