Keanekaragaman Lichen Corticolous pada Tiga Jalur Hijau Di Kabupaten Kubu Raya

Wendi Sudrajat, Tri Rima Setyawati, Mukarlina

Abstract


Lichen dapat digunakan sebagai indikator kesehatan lingkungan, keberadaannya sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan substrat tempat lichen hidup. Penelitian mengenai keanekaragaman lichen corticolous pada tiga jalur hijau di Kabupaten Kubu Raya telah dilakukan pada bulan Maret 2012. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman lichen corticolous pada tiga jalur hijau di Kabupaten Kubu Raya. Pengambilan sampel lichen corticolous dilakukan pada tiga jalur hijau Jalan Adi Sucipto (akitifitas transportasi tinggi), Ahmad Yani II (aktifitas transportasi sedang) dan Bintang Mas (akitifitas transportasi rendah) dengan menggunakan metode systematic sampling berdasarkan bilangan ganjil. Lichen yang diperoleh pada ketiga lokasi penelitian sebanyak 6 genera (1 bertipe talus foliose dan 5 crustose). Jenis lichen corticolous paling banyak ditemukan di Jalan Bintang Mas (5 genera) dan paling sedikit di Jalan Adi Sucipto (2 genera). Total kepadatan lichen corticolous tertinggi di Jalan Bintang Mas (10,65% n=35 pohon) dan terendah di Jalan Ahmad Yani II (20,28% n=321 pohon). Indeks keanekaragaman Shannon-Wiener tertinggi ditemukan pada Jalan Bintang Mas (1,2905) dan terendah di Jalan Adi Sucipto (0,6193). Parmelia dan Graphis merupakan genera yang dominan ditemukan pada ketiga jalur hijau di Kabupaten Kubu Raya.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.26418/protobiont.v2i2.2746

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


                                           

Dipublikasikan oleh
Jurusan Biologi
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Tanjungpura
Kerjasama dengan
Perhimpunan Biologi Indonesia

 

 

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.