Delineasi Subcekungan Daerah Menggala dan Sekitarnya, Provinsi Lampung Berdasarkan Anomali Magnetik dan Gaya Berat

Rifatul Auzan, Yudha Arman, Zulfian Zulfian

Abstract


Delineasi subcekungan daerah Menggala dan sekitarnya dilakukan berdasarkan anomali magnetik dan gravitasi. Data anomali magnetik dan anomali Bouguer yang digunakan sudah melewati proses koreksi. Subcekungan daerah Menggala diasosiasikan dengan nilai anomali magnetik dan gravitasi yang rendah. Berdasarkan hasil yang diperoleh, sebanyak 9 (sembilan) subcekungan dengan isian sedimen berupa tuff, lempung, endapan rawa dan mineral diamagnetik teridentifikasi. Setiap subcekungan dibatasi oleh batuan beku dengan kedalaman berkisar 1 km dari permukaan. Subcekungan yang diidentifikasi memiliki arah timurlaut, baratlaut dan barat-baratlaut ke timurtenggara. Batuan basement (dasar) daerah Menggala diduga berupa batuan granit yang memiliki nilai densitas dan suseptibilitas masing-masing 2,643 g/cm3 dan 0,033767 SI.


Keywords


anomali magnetik, anomali gaya berat, delineasi, menggala, subcekungan

Full Text:

PDF

References


Ingersoll, R. V., Tectonics of Sedimentary Basins, with Revised Nomenclature, In Tectonics of Sedimentary Basins, pp.1–43, 2011.

Bishop, M.G., South Sumatra Basin Province, Indonesia: The Lahat/Talang Akar-Cenozoic Total Petroleum System, USGS Open File Report, 2001.

Coster, G. L. De , The Geology of the Central and South Sumatra Basins, Proceedings Indonesian Petroleum Association Third Annual Convention, pp.77–110, 2018.

Katz, B. J., In Controls on lacustrine source rock development: a model for Indonesia, 20th Annual Convention Proceedings, pp.587-619, 1991.

Maryono, A., Wahono, B., Tatang, A., Laporan Evaluasi Potensi Sumber Daya Batubara Blok 1, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, PSDMBG, LA 2018 -6, 2018.

Santoso, B., Daulany, B., Coalification Trend in South Sumatera Basin, Indonesia Mining Journal, (9)6, pp.9-21, 2006.

Hidayat, W., Pemodelan Struktur Regional Daerah Menggala Menggunakan Step Model, 1st Earth Science International Seminar, pp.1, 2010.

Wahyono, H., Rohandi, U., Sobari, I., Peta Anomali Magnet Lembar Menggala, Sumatera, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, 2004.

Subagio, S. and Patmawidjaya, T., Pola Anomali Bouguer dan Anomali Magnet Dan Kaitannya Dengan Prospek Sumber Daya Mineral dan Energi Di Pulau Laut, Pulau Sebuku dan Selat Sebuku, Kalimantan Selatan, Jurnal Geologi Kelautan, 11(3), pp.115, 2016.

Subagio, Suharyono, S., Buyung, N., Peta Anomali Bouger Lembar Menggala, Sumatera, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, 1991.

Setiadi, I., Setyanta B., dan Widijono, B.S., Delineasi Cekungan Sedimen Sumatra Selatan Berdasarkan Analisis Data Gaya Berat, JSDG, 20(2), 2010.

Telford, W. M., Geldart, L. P., and Sheriff, R. E., Applied Geophysics, 2nd ed, Cambridge University Press, 1990.

Pawlowski, R. S., Preferential continuation for potential-field anomaly enhancement, Geophysics, 60(2), pp.390–398, 1995.

ESDM, Peta Potensi Sumber Daya Mineral, Batu bara dan Panas Bumi di Provinsi Lampung, Dinas ESDM Lampung, 2019.

Burhan, G., Gunawan, W., Noya, Y., Peta Geologi Lembar Menggala, Sumatera, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, 1993.




DOI: http://dx.doi.org/10.26418/positron.v10i2.42800

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by
Fakultas Matematika dan
Ilmu Pengetahuan Alam

                                                                               

In Cooperation with
Physical Society
of Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.