Identifikasi Ketebalan Gambut Berdasarkan Parameter Fisis pada Metode Ground Penetrating Radar (GPR) di Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir

Yohana Kevisa Evaliani, Nurhasanah Nurhasanah, Djoko Nugroho

Abstract


Penelitian lapisan gambut penting untuk pengolahan lahan gambut lebih lanjut. Pengukuran kedalaman dan ketebalan lapisan tanah gambut menjadi tujuan dalam penelitian ini. Metode ground penetrasi radar (GPR) dengan menggunakan alat Ultra GPR yang digunakan karena sifatnya yang praktis dan ekonomis serta akurat dalam mengukur kedalaman gambut. Ultra GPR multi frekuensi digunakan untuk mengukur kedalaman gambut. Parameter pengukuran meliputi amplitudo dan kecepatan rambat gelombang elektromagnetik. Data GPR berupa radargram yang diambil dari lahan gambut di Penyabungan, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.Kecepatan rambat sungai yang diperoleh dari pengolahan data manual dan kedalaman lapisan yang diperoleh dari radargram. Perhitungan kecepatan rambat gelombang pada tanah gambut di lokasi tersebut diperoleh nilai 0,03781 m / ns. Kedalaman gambut pada total lintasan antara 4,27 meter sampai dengan 6,64 meter. Gambut paling tebal berada di bagian Tenggara lokasi lintasan SP15 dengan ketebalannya 5,86 - 6,64 meter. Bagian paling tipis berada pada lintasan SP07 dengan posisi di Barat. Sehingga terlihat bahwa kedalaman gambut tergolong sangat dalam dan ketebalan gambut dari yang tipis hingga tebal berada di bagian Barat menuju ke Tenggara.

Full Text:

PDF

References


Agus, F., & Subiksa, I. G. (2008). Lahan Gambut : Potensi untuk Pertanian dan Aspek Lingkungan. Bogor: Balai Penelitian Tanah dan World Agroforestry Centre (ICRAF).

Tanjung, M. I., Sadikin, N., & Indrawan, D. (2016). Pengembangan Teknologi Fondasi Bangunan Air di Tanah Gambut. Teknik Hidraulik, 7(2), 115-130.

Astutik, S. (2001). Penggunaan Ground Penetrating Radar (GPR) sebagai Metal Detektor. Jurnal ILMU Dasar, 2(1), 9-16.

Parry, L. E., West, L., Holden, J., & Chapman, P. J. (2014). Evaluating Approaches for Estimating Peat Depth. Journal of Geophysical Research : Biogeosciences.

Luga, A., Ivansyah, O., & Muliadi. (2019). Identifikasi Pipa Metal Bawah Permukaan Menggunakan Metode Ground Penetrating Radar (GPR). Prisma Fisika, 7, 20-19.

Syahruddin, A., & Nuraini. (1997). Identifikasi Gambut di Lapangan. Lokakarya Fungsional Non Peneliti 1997.

Warnana, D. D. (2008). Identifikasi Scouring sebagai Potensi Kelongsoran Tanggul Sungai Bengawan Solo Berdasarkan Survei GPR (Studi Kasus Desa Widang, Kabupaten Tuban). Jurnal Fisika dan Aplikasinya, 4(2).

South Sumatera Forest Fire Management Project. (2005). Coastal Peat Survey in Disric Ogan Komering Ilir Tulung Selapan Sub Distric. Palembang.

Muliadi, Zulfian, & Muhardi. (2019). Identifikasi Ketebalan Tanah Gambut Berdasarkan Nilai Resistivitas 3D: Studi Kasus Daerah Tempat Pembuangan Akhir Batu Layang Kota Pontianak. Positron, 86-94.




DOI: http://dx.doi.org/10.26418/pf.v9i1.45676

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Diterbitkan oleh:

Jurusan Fisika FMIPA UNTAN

Alamat Redaksi:
Jalan Prof. Dr. H. Hadari Nawawi
Komp. FMIPA UNTAN Pontianak, Kalbar, 78124
Email: prismafisika@physics.untan.ac.id

 Flag Counter

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.