PEMECAHAN MASALAH BERDASARKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA DALAM MATA PELAJARAN EKONOMI AKUNTANSI

Dea F01110011, Endang ., Rum .

Abstract


Abstract: This study aims to determine based problem solving skills critical thinking ability students in economics subjects accounting class XI IPS 1 Madrasah Aliyah Negeri Pontianak. The method used is descriptive method. Data taken with the technique of direct communication, observation, and tests. The results of this study indicate that students' problem solving abilities vary by level of critical thinking ability. On students classified as very critical, problem-solving skills very well with the value of 85 and the percentage of problem solving that is very high 86.87%. On students who belong critical, problem-solving skills very well with the value of 88 and the percentage of problem solving that is very high 89.43%. On students is quite critical, good problem solving skills with a value of 72.56 and 75.05% percentage of problem solving that is high. On students classified as less critical, problem-solving skills enough with the value of 68.6 and the percentage of problem solving that is 71.63% higher. This suggests that it is crucial critical thinking problem solving skills of students, because the better the students' critical problem-solving skills.

Keywords: Problem Solving, Critical Thinking, Problem Awareness

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan pemecahan masalah berdasarkan kemampuan berfikir kritis siswa dalam mata pelajaran ekonomi akuntansi kelas XI IPS Madrasah Aliyah Negeri 1 Pontianak. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Data diambil dengan teknik komunikasi langsung, observasi, dan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa berbeda- beda berdasarkan tingkat kemampuan berfikir kritisnya. Pada siswa yang tergolong sangat kritis, keterampilan pemecahan masalahnya baik sekali dengan nilai 85 dan persentase pemecahan masalahnya 86,87% yaitu sangat tinggi. Pada siswa yang tergolong kritis, keterampilan pemecahan masalahnya baik sekali dengan nilai 88 dan persentase pemecahan masalahnya 89,43% yaitu sangat tinggi. Pada siswa yang tergolong cukup kritis, keterampilan pemecahan masalahnya baik dengan nilai 72,56 dan persentase pemecahan masalahnya 75,05% yaitu tinggi. Pada siswa yang tergolong kurang kritis, keterampilan pemecahan masalahnya cukup dengan nilai 68,6 dan persentase pemecahan masalahnya 71,63% yaitu tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa berfikir kritis itu sangat menentukan keterampilan pemecahan masalah siswa, karena semakin kritis siswa semakin baik pula keterampilan pemecahan masalahnya.

Kata Kunci: Pemecahan Masalah, Berfikir Kritis, Pemahaman Masalah

Full Text:

PDF PDF ()

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



JPPK:  Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

telah diindeks oleh:

          

              


Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa  diterbitkan oleh

[Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Tanjungpura
Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia.

CP : 081253684719

ISSN: 2715-2723 (online)



Ini adalah situs web yang menerbitkan artikel akses terbuka yang didistribusikan di bawah Lisensi Creative Commons Berlisensi  persyaratan  Lisensi Internasional Creative Commons Attribution 4.0 .Lisensi Creative Commons