PERBANDINGAN EFISIENSI CASCADE AERATOR DAN BUBBLE AERATOR DALAM MENURUNKAN KADAR BESI AIR SUMUR BOR

Utri Diansari

Abstract


Salah satu sumber air bersih yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia adalah air tanah dari air sumur bor. Air sumur bor di Kelurahan Pal Sembilan, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, mempunyai kadar Fe sebesar 21,05 mg/L, yang berarti melebihi baku mutu berdasarkan PerMenKes No. 32 Tahun 2017. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan pengaruh penggunaan cascadeĀ  aerator dan bubble aerator untuk menurunkan kadar Fe dalam air sumur bor, mengetahui besar efisiensi penurunan kadar Fe dalam air sumur bor dan mengetahui waktu kontak optimum cascade aerator dan bubble aerator untuk menurunkan kadar Fe dalam air sumur bor. Jenis penelitian ini adalah quasy experiment dengan pengulangan sebanyak 3 kali untuk setiap metode aerasi. Sampel penelitian diambil dengan teknik grab sampling, proses aerasi dilakukan di salah satu rumah warga dan pemeriksaan kadar besi di laboratorium. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ada perbedaan antara cascade aerator dengan bubble aerator, dimana cascade aerator lebih efektif dalam menurunkan kadar Fe dalam air sumur bor. Besar efisiensi penurunan kadar Fe dalam air sumur bor dengan menggunakan cascade aerator sebesar 50,45% dengan waktu kontak optimum 28 menit dan besar efisiensi penurunan kadar Fe dalam air sumur bor dengan menggunakan bubble aerator sebesar 6,13% dengan waktu kontak optimum 40 menit.


Keywords


Aerasi, Besi (Fe), Sumur Bor

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.26418/jtllb.v10i1.48539

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.