5 TUGAS KESEHATAN KELUARGA PADA BALITA DENGAN DIARE : LITERATUR REVIEW

Tiara Lita

Abstract


Latar belakang : Balita merupakan kelompok yang paling sering mengalami diare. Diare merupakan penyebab kematian terbesar kedua pada balita. Peran keluarga sangat penting dalam upaya penanganan diare meliputi mengenal masalah kesehatan, mengambil keputusan, merawat keluarga yang sakit, memodifikasi lingkungan dan memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan. Tujuan : Mengetahui gambaran pelaksanaan 5 tugas kesehatan keluarga berdasarkan literature review.  Metode : Menggunakan literature review yaitu proses ringkasan dan penilaian kritis dari sejumlah penelitian dengan topik yang sesuai. Penelitian ini menggunakan 9 jurnal sebagai literatur utama.   Hasil : Mayoritas keluarga cukup mampu mengenali masalah kesehatan dan mengambil keputusan, keluarga belum mampu memodifikasi lingkungan untuk mempertahankan status kesehatan, dan keluarga sudah cukup baik dalam pemanfaatan layanan kesehatan ketika balita mengalami diare. Tugas kesehatan keluarga yang memiliki hubungan paling kuat dengan kejadian diare adalah kemampuan memodifikasi lingkungan dan yang paling lemah adalah merawat anggota keluarga yang sakit Kesimpulan : Pelaksanaan 5 tugas kesehatan keluarga pada balita dengan diare sebagian sudah cukup baik.

 



Keywords


Diare, Balita, Tugas Kesehatan Keluarga

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Adane, M., Mengistie, B., Mulat, W., Kloos, H., & Medhin, G. (2017). Utilization of Health Facilities and Predictors of Health-Seeking Behavior for Under-Five Children with Acute Diarrhea in Slums of Addis Ababa, Ethiopia : a Community-Based Cross-Sectional Study. Journal of Health Population and Nutrition, 1-12.

Aftab, W., & et al. (2018). Exploring Health Care Seeking Knowledge Perceptions and Practices for Childhood Diarrhea and Pneumonia and Their Context in a Rural Pakistani Community. BMC Health Services Rasearch, 1-10.

Arindari, D. R., & Yulianto, E. (2018). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Punti Kayu Palembang. Jurnal Ilmiah Kesehatan Volume 7 No 1, 47-53.

Arsurya, Y., Rini, E. A., & Abdiana. (2017). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Penanganan Diare dengan Kejadian Diare pada Balita di Kelurahan Korong Gadang Kecamatan Kuranji Kota Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 452-456.

Basailin, M., agrina, & zulfitri, r. (2018). Hubungan Durasi Riwayat Pemberian ASI Terhadap Kejadian Diare pada Bayi. JOM FKp, Vol. 5 No. 2 , 98-104.

Christy, M. Y. (2014). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dehidrasi Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kalijudan. Jurnal Berkala Epidemiologi, Vol.2 No.3 , 297-308.

Dadonaite, B., Ritchie, H., & Roser, M. (2019, November -). Our World in Data: Diarrheal Disease. Retrieved from Our World in Data: https://ourworldindata.org/diarrheal-diseases.

Efendi, F., & Makhfudli. (2009). Keperawatan Kesehatan Komunitas Teori dan Praktik dalam Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Fauzia, S. H., Pertiwi, F. D., & Sari, M. M. (2019). Hubungan Pengetahuan, Kesehatan Lingkungan dan Pola Pemberian Makanan dengan Kejadian Diare Pada Balita di Puskesmas Cibinong Tahun 2018. Promotor Jurnal Mahasiswa Kesehatan masyarakat, 64-72.

Fikire, A., Ayele, G., & Haftu, D. (2020). Determinants of Delay in Care Seeking for Diarrheal Disease Among Mothers/Caregiver with Under-Five Children in Public Health Facilities of Arba Minch Town, Southern Ethiopia. Plos One, 1-16.

Fradianto, I., & Setiawan, A. (2020). Pendekatan Keluarga dan Sekolah Sebagai Solusi Masalah Diare pada Anak : Study Kasus. Indonesian Journal of Nursing Health Science, 11-18.

Irawan, A. T. (2016). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Rajagaluh Kabupaten Majalengka. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Medisna AKPER YPIB volume II no 3, -.

Jawang, E. P., Sanubari, T., & Kinasih, A. (2019). Perspektif Ibu Terhadap Penyakit Infeksi Diare Pada Balita “ Studi Kualitatif Di Puskesmas Mananga, Kecamatan Mamboro Desa Wendewa Utara Kabupaten Sumba Tengah. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Volume 4 Nomor 1, 94-103.

Kertapati, Y. (2019). Tugas Kesehatan Keluarga dan Tingkat Kemandirian Keluarga di Wilayah Pesisir Kota Surabaya. Jurnal Ilmiah Keperawatan Stikes Hang Tuah Surabaya, 1-10.

Kirana, N. (2018). Hubungan Antara Faktor Predisposisi Pada Ibu Terhadap Kejadian Diare pada Balita. Jurnal Promkes, 70-79.

Masdiana, Tahlil, T., & Imran. (2016). Persepsi, Sikap, & Perilaku Ibu Dalam Merawat Balita Dengan Diare. Jurnal Ilmu Keperawatan Volume 4 Nomor 1, 100-112.

Mohammed, A., & Zungu, L. (2016). Environmental Health Factors associated with Diarrheal Disease Among Under-Five Children in the Sebeta Town of Ethiopia. Southern African Journal of Infectious Diseases, 1-8.

Mulia, M. (2016). Pelaksanaan Tugas Kesehatan Keluarga dibidang Kesehatan: Mengenal Masalah Hipertensi Terhadap Kejadian Hipertensi pada Lansia di Kelurahan Timbangan Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir. Adi Husada Nursing Journal, 18-23.

Nurbadriyah, W. D. (2016). Pendekatan Calgary Family Intervention Model sebagai Upaya Peningkatan Perilaku Keluarga dalam Penanganan Pertama Diare Anak Usia 1-5 tahun. Jurnal Ners Lentera Vol.4 No.1, 60-73.

Nurzaini. (2015). Fakto-faktor Penggunaan Pelayanan Kesehatan Bagi Bayi Gejala Diare di Kota Depok. E-Journal WIDYA Kesehatan dan Lingkungan, 96-101.

Oktariza, M., Suhartono, & Dharminto. (2018). Gambaran Kondisi Sanitasi Lingkungan Rumah dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Buayan Kabupaten Kebumen . Jurnal Kesehatan Masyarakat Volume 6 Nomor 4, 476-484.

Poernomo, D. I., & Idris, D. (2018). Tingkat Pengetahuan Keluarga dan Upaya Pencegahan Diare. “Strategi Pengembangan Profesionalisme Perawat Melalui Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Publikasi Ilmiah” (pp. 1-8). Kediri: Stikes RS.Baptis Kediri.

Putra, D. d. (2019). Tugas Kesehatan Keluarga dengan Penanganan Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung. Jurnal Stikes Yarsi Mataram, -.

Salviana, L. (2013). Hubungan Tugas Kesehatan Keluarga dengan Pencegahan diare di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Jaya Kabupaten Nagan Raya. Meulaboh: Universitas Teuku Umar.

Santoso, B. (2010). Kunci Keberhasilan Proses Pengambilan Keputusan. Manajerial, 28-33.

Sumampouw, O. J. (2017). Diare Balita. Yogyakarta: Deepublish.

Thompson, C., & Dowding, D. (2017). Essential Decision Making and Clinical Judgement for Nurses E-Book. UK: Elsevier.

Warastuti, R., Suparmin, & Widiyanto, T. (2018). Hubungan Kondisi dan Perilaku Pemanfaatan Sanitasi Dasar dengan Kejadian Diare pada Balita di Desa Kecila Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas. Kesehatan Lingkungan Masyarakat Volume 37 Nomor 1, 76-83.

WHO. (2017). Diarrhoeal disease. USA: Word Health Organization

Wulandari, P. (2015). Hubungan Pelaksanaan Fungsi Perawatan Kesehatan Keluarga dengan Kejadian Diare Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tlogosari Wetan Semarang. Semarang: Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Zulaeha, R., & Wuryaningsih, C. (2014). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Praktek Pencarian Pengobatan Balita Diare di Labuan Kabupaden Pandeglang. FKM UI, -.




DOI: http://dx.doi.org/10.26418/jpn.v6i1.48875

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

 

 

 

Journal Visitors

Flag Counter