PENGARUH PENGGUNAAN EKSTRAK ETANOL DAUN CENGKODOK (MELASTOMA MALABATHRICUM L) UNTUK PERAWATAN LUKA AKUT PADA TIKUS WISTAR

Agung Setiadi .

Abstract


Luka sayat merupakan luka akut yang membutuhkan Perawatan luka untuk menghindari
terjadinya infeksi serta untuk menjamin dalam proses penyembuhan luka pasien. Inovasi dalam
perawatan luka menggunakan bahan alam yaitu tanaman daun cengkodok (Melastoma
Malabathricum L) yang berpotensi dapat digunakan untuk perawatan luka. Mengetahui
efektifitas ekstrak etanol daun cengkodok (melastoma malabathricum l) untuk perawatan luka
akut pada tikus wistar. Penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian
eksperimen pretest-posttest with control group. Dilakukan pretest (01) pada semua kelompok
tersebut, dan diikuti oleh intervensi (X) pada kelompok eksperimen. Kemudian setelah
beberapa waktu dilakukan posttest. Metode pengambilan sampel teknik simple random
sampling.. Sampel penelitian berjumlah 15 ekor tikus. Data diuji dengan menggunakan uji T
berpasangan. Uji statistik didapatkan bahwa dari 3 kelompok eksperimen yang diamati, ukuran
luka pada kelompok 2,5% memiliki rata rata luka paling kecil dibanding 2 kelompok
eksperimen lain serta kelompok kontrol. Dari hasil uji statistik didapatkan bahwa terdapat
pengaruh penggunaan ekstrak etanol daun cengkodok untuk perawatan luka akut. Uji statistik
juga menunjukan bahwa kelompok 2,5% memiliki nilai P yang lebih kecil dari kelompok
lainnya. Dimana nilai p adalah 0,001 (p<0,05). Terdapat pengaruh penggunaan ekstrak etanol
daun cengkodok (Melastoma Malabathricum L) untuk perawatan luka akut pada tikus wistar.
Kata Kunci: Ekstrak Etanol Daun Cengkodok, Luka Akut, Tikus Wistar.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.26418/jpn.v4i1.34547

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Journal Visitors

Flag Counter