PENGARUH PROMOSI KESEHATAN PERIKSA PAYUDARA SENDIRI DENGAN METODE SMALL GROUP DISSCUSSION TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA DI SMP NEGERI 2 PONTIANAK

Viditya Ananda .

Abstract


Latar Belakang : Tahun 2014 sampai 2017 terdapat 1.564 orang menderita kanker payudara dan 92
diantaranya meninggal akibat penyakit ini. Semua perempuan perlu diinformasikan cara mendeteksi
dini kanker payudara, salah satu nya adalah SADARI yaitu metode yang paling efektif dan efesien
untuk mendeteksi kanker payudara pada stadium dini. Informasi yang diberikan dapat melalui
promosi kesehatan dengan metode SGD.
Tujuan : Mengetahui apakah ada Pengaruh Promosi Kesehatan Periksa Payudara Sendiri (SADARI)
Sebagai Deteksi Dini Kanker Payudara Dengan Metode Small Group Disscussion (SGD) terhadap
Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang “SADARI “Di SMP Negeri 2 Kota Pontianak.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasy experiment
menggunakan pre and post test nonequivalent control group. Teknik sampel yang digunakan adalah
probability sampling. Penelitian di lakukan selama 14 hari dengan 78 responden. Analisis data
menggunakan paired t-test dan Independent simple t-test.
Hasil : Karakteristik responden sebagian besar adalah berumur 13 tahun (43,4%). Sebagian besar
tidak pernah mendapat informasi tentang SADARI (81,5%). Analisa Bivariat dengan Uji Independent
sample t-test skor pengetahuan pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi didapatkan nilai
p=0,000 (<0,0,05).
Kesimpulan : Terdapat Pengaruh Promosi Kesehatan Periksa Payudara Sendiri (SADARI) Sebagai
Deteksi Dini Kanker Payudara Dengan Metode Small Group Disscussion (SGD) terhadap Tingkat
Pengetahuan Remaja Tentang “SADARI “Di SMP Negeri 2 Kota Pontianak.
Kata Kunci : SADARI, SGD, Pengetahuan


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.26418/jpn.v3i1.28734

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Journal Visitors

Flag Counter