KAJIAN PEMANFAATAN TUMBUHAN OBAT OLEH PENGOBAT TRADISIONAL (BATTRA) UNTUK MENGATASI TRAUMA FISIK DI DESA PAK LAHENG KECAMATAN TOHO KABUPATEN MEMPAWAH

Dwinata Angela, Evy Wardenaar, Fathul Yusro

Abstract


This study examines the use of medicinal plants to treat physical trauma by the traditional healers of Pak Laheng village. This study will provide accurate written documentation about medicinal plants and their benefits in treating physical trauma in Pak Laheng Village, Toho Sub-District, Mempawah District, to protect and preserve traditional medicinal plants. We use a descriptive survey method, with traditional healers or battra (shamans) as selected respondents through snowball sampling. The data obtained were analyzed using descriptive methods and presented as graphs and tables. The results showed that as many as 45 (29 families) plants were used to treat physical trauma. Malvaceae, Poaceae, and Zingiberaceae are the most widely used families, each having four species. The most commonly used habitus is herbaceous (33%), and the most frequently used plant parts are leaves (41%). The most widely used processing method is pounded (68%), and the most commonly used way of use is sticked. Location of medicinal plants in the yard (76%) and most of the plants are cultivation plants (73%).

Keywords: Pak Laheng Village, Physical Trauma.

 Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengkaji pemanfaatan tumbuhan obat oleh pengobat tradisional untuk mengatasi trauma fisik di desa Pak Laheng. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang akurat dalam bentuk dokumentasi tertulis mengenai jenis tumbuhan obat dan pemanfataannya untuk mengatasi trauma fisik di Desa Pak Laheng Kecamatan Toho Kabupaten Mempawah dalam upaya perlindungan dan pelestarian tumbuhan obat tradisional. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif. Responden yang diambil adalah dukun/tabib kampung. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara snowball sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode dekskriptif dan disajikan dalam bentuk tally sheet. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 45 (29 famili) jenis tumbuhan digunakan untuk mengobati trauma fisik. Famili yang paling banyak digunakan adalah Malvaceae, Poaceae, dan Zingiberaceae yang masing-masing memiliki 4 spesies. Habitus yang paling sering digunakan adalah herba (33%), dan bagian tumbuhan yang paling sering digunakan adalah daun (41%). Cara pengolahan yang paling sering digunakan adalah ditumbuk (68%), dan cara penggunaan yang sering digunakan adalah ditempelkan (70%). Lokasi pengambilan tumbuhan obat di pekarangan rumah (76%), dan merupakan tumbuhan budidaya (73%).

Kata kunci: Desa Pak Laheng, Trauma fisik.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.26418/jhl.v10i3.57989

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats

Dipublikasi oleh :

Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura