UJI PERTUMBUHAN RHIZOPHORA STYLOSA DARI DUA SUMBER BENIH DI PERSEMAIAN MANGROVE KELURAHAN SETAPUK BESAR SINGKAWANG

Titin Putri Sulistyorini, Wiwik Ekyastuti, Hanna Artuti Ekamawanti

Abstract


The area of mangrove forest made by the NGO Surya Perdana Mandiri (SPM) in Setapuk Besar Singkawang Village has increased every year. The enthusiasm of the SPM NGO to further increase the area of the mangrove forest is still high. The problem is, the source of mangrove seeds is limited. Therefore, research on the origin of seed sources is needed to produce good seeds for new land revegetation. This study aims to analyzed the growth response of R. stylose seedlings from different seed sources, namely seeds picked directly from the mother tree and seeds that had fallen on the ground. This research method used a completely randomized design (CRD) and uses data analysis with two independent sample t-tests. The results showed that no difference between the treatment of pick from the tree and fall from the tree. The value of the quality index of seeds from the two treatments of seed sources was > 0.09 and showed that both treatments included criteria for seeds that could be used in nurseries. Planting to increase the area of mangrove forest in Setapuk Besar Singkawang Village can be done either with seeds from fallen trees or tree picking.

Keyword: mangrove forest, revegetation, Rhizophora stylosa

Abstrak

 

Luas kawasan hutan mangrove buatan LSM Surya Perdana Mandiri (SPM) Kelurahan Setapuk Besar Singkawang setiap tahunnya mengalami pertambahan. Semangat LSM SPM untuk semakin menambah luasan hutan mangrove tersebut masih tinggi. Masalahnya, sumber benih tumbuhan mangrove terbatas. Oleh karena itu, penelitian tentang asal sumber benih diperlukan untuk menghasilkan bibit yang baik untuk revegetasi daratan baru. Penelitian ini bertujuan menganalisis respons pertumbuhan bibit R. stylosa yang berasal dari sumber benih yang berbeda yaitu benih yang dipetik langsung dari pohon induk dan benih yang sudah jatuh di permukaan tanah. Metode penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dan menggunakan analisis data dengan uji t dua sampel independen. Hasil penelitian menunjukan tidak adanya perbedaan antara perlakuan petik dari pohon dan jatuh dari pohon. Nilai indeks mutu bibit dari kedua perlakuan sumber benih >0,09 dan menunjukan bahwa kedua perlakuan termasuk kriteria bibit yang dapat digunakan dalam pembibitan. Penanaman untuk penambahan luas kawasan hutan mangrove Kelurahan Setapuk Besar Singkawang dapat dilakukan baik dengan benih yang berasal dari jatuh pohon maupun petik pohon.

Kata Kunci: hutan mangrove, revegetasi, Rhizophora stylosa


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.26418/jhl.v10i1.51979

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats

Dipublikasi oleh :

Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura