ANALISIS YURIDIS KEWENANGAN YAYASAN KARYA CIPTA INDONESIA DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG HAK CIPTA NOMOR 19 TAHUN 2002

SYAHRUL RAMADHAN - A01110041

Abstract


Yayasan Karya Cipta Indonesia merupakan suatu lembaga yang dikenal dalam industri musik dalam negeri. Yayasan Karya Cipta Indonesia memiliki kewenangan yang diberikan Pencipta untuk penggunaan hak ekonomi dari ciptaan yang dimiliki pencipta. Kewenangan  yang diberikan pencipta kepada Yayasan Karya Cipta Indonesia merupakan kewenangan yang didasari dengan adanya kontrak. Kewenangan yang diberikan berupa kuasa untuk mengelola Hak Ekonomi yang dimiliki pencipta dari ciptaannya yaitu khusus pada ciptaan berupa dalam bidang seni musik. Namun dengan dasar kontrak ini kewenangan yang dimiliki Yayasan Karya Cipta Indonesia menjadi kurang diketahui masyarakat luas, sehingga sebagaian besar pencipta  dalam bidang seni musik kurang mengetahui keberadaan dan kedudukan Yayasan Karya Cipta Indonesia.

Permasalahan yang diteliti dalam penelitaian beserta tujuannya yaitu untuk mengetahui kewenangan-kewenangan yang dimiliki Yayasan Karya Cipta Indonesia ditinjau dari dasar Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta.

Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif. Penelitian dengan pendekatan yuridis normatif yaitu penelitian terhadap asas-asas hukum yang dilakukan terhadap norma-norma hukum dalam masyarakat yaitu yang merupakan patokan untuk bertingkah laku. Penelitian demikian dapat dilakukan terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder serta bahan hukum tersier yang mengandung norma-norma hukum. Tidak semua pasal salam suatu perundang-undangan mengandung norma hukum, ada pasal-pasal yang hanya memberikan batasan atau definisi saja seumpamanya yang biasanya ditemukan pada bab ketentuan-ketentuan umum dalam suatu perundang-undangan.

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Yayasan Karya Cipta Indonesia memiliki kewenangan dalam mengelola serta mengeksploitasi ciptaan dibidang seni musik. Kewenangan ini terkait dengan adanya pemberian kuasa dari pencipta atau pemegang hak cipta. Yayasan Karya Cipta Indonesia memiliki dasar hukum dari Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta yang  dijelaskan dalam Pasal 45 ayat (3) bahwa pencipta atau pemegang hak cipta dapat memberikan kuasa pada organisasi profesi. Jadi kewenangan Yayasan Karya Cipta Indonesia ditinjau dari Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta merupakan   kewenangan yang diberikan Pencipta atau pemegang hak cipta kepada organisasi profesi. Dalam penelitian ini diharapkan agar pemerintah mempertegas kedudukan Yayasan Karya Cipta Indonesia sebagai organisasi profesi agar lebih mudah diketahui sebagian besar masyarakat terhadap kewenangan yang dilakukan Yayasan  Karya Cipta Indonesia.

 

Keyword : Hak Cipta, YKCI, Organisasi Profesi, Kewenangan


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Powered By : Team Journal - Faculty of Law - Tanjungpura University 2013