PUTUSSIBAU UMKM CENTER KAPUAS HULU DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR

Gilang Firmanda Lasandi

Abstract


Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu dari sekian jenis usaha yang sangat berperan dalam meningkatkan ekonomi di Indonesia. UMKM memberikan penawaran berupa tempat untuk membuka usaha dengan menjual produk unggulan suatu daerah yang bergerak dalam bidang UMKM itu sendiri. Produk unggulan tersebut berupa kerajinan tangan, makanan, dan pakaian adat daerah. Jenis usaha UMKM berhasil mempertahankan ekonomi Indonesia sejak tahun 1997 ketika terjadi krisis ekonomi pada masa itu. Perencanaan perancangan bangunan tempat usaha UMKM ini diharapkan bisa memperkuat sekaligus memajukan ekonomi khususnya di Kabupaten Kapuas Hulu. Lokasi perancangan berada di jalan budaya, desa Kedamin Hilir, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu. Perancangan Putussibau UMKM Center Kapuas Hulu terbagi ke dalam dua massa bangunan. Bangunan depan yang dikhususkan untuk ruang usaha makanan khas daerah dan pakaian serta bangunan belakang yang dikhususkan untuk ruang usaha budidaya tanaman, kerajinan tangan, ruang privat dan semi privat serta ruang servis yang diletakkan terpisah dari ruangan lain  pada bangunan Putussibau UMKM Center Kapuas Hulu. Jalur kendaraan diletakkan dekat dengan jalan utama sedangkan jalur pejalan kaki diletakan di bagian tengah dan tepi site. Konsep bekerjasama diterapkan pada penghubung bagian depan dan belakang bangunan berupa selasar lantai dasar serta jembatan lantai satu Putussibau UMKM Center Kapuas Hulu.

 

Kata kunci: Kapuas Hulu, Bangunan Usaha, Pusat Bisnis, UMKM


Full Text:

PDF PDF

References


Badan Pusat Statistik Kota Putussibau Kapuas Hulu. 2016. Kapuas Hulu Dalam Angka tahun 2016. Badan Pusat Statistik Kota Putussibau Kabupaten Kapuas Hulu. Putussibau

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kapuas Hulu. 2016. Rencana Tata Ruang Dan Rencana Wilayah Kota Putussibau Kabupaten Kapuas Hulu 2016. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kapuas Hulu. Putussibau

Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Pusat Bahasa. Jakarta

Fajrine, Ghina; Agus Budi Purnomo; Jimmy Siswanto Juwana. 2017. Penerapan Konsep Arsitektur Neo Vernakular Pada Stasiun Pasar Minggu. Seminar Nasional Cendekiawan ke 3 Tahun 2017 Buku 2. Fakultas Teknik dan Perencanaan. Program Studi Arsitektur, Universitas Trisakti. Jakarta

Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. 2008. Undang-Undang No. 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah. Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Jakarta

Kementerian Keuangan Republik Indonesia. 2003. Peraturan Menteri keuangan Nomor 571/KMK/ 03/2003 tentang Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah. Kementerian Keuangan Republik Indonesia . Jakarta

Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. 2014. Perkembangan Data Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) dan Usaha Besar (UB) Tahun 2012-2013. Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. Jakarta

Rachman, Mochamad. 2015. Peran Warung Mikro Bank Syariah Mandiri (BSM) Kudus Dalam Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Di Kabupaten Kudus. Program Studi Ekonomi Syariah, STAIN Kudus Fakultas Syariah Dan Ekonomi Islam. Kudus

Triyono, Joko. 2008. Klate Furnicraft Centre Dengan Arsitektur Neo-Vernacular. Fakultas Teknik. Program Studi Arsitektur, Universitas Muhammdiyah Surakarta . Surakarta

Wahyuningsih, Sri. 2009. Peranan UMKM Dalam Perekonomian Indonesia. Fakultas Pertanian. Universitas Wahid Hasyim. Semarang




DOI: http://dx.doi.org/10.26418/jmars.v7i1.32238

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Editorial Office/Publisher Address:
Department of Architecture, Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura Pontianak, Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. 
Email: jmars@untan.ac.id