ANTIBAKTERI MINYAK ATSIRI DAUN PALA SEGAR DAN KERING (Myristica fragrans Houtt.) DARI PULAU LEMUKUTAN TERHADAP Staphylococcus aureus dan Escherichia coli

Christofel Heri Tully, Muhamad Agus Wibowo

Abstract


Daun pala (Myristica fragrans Houtt.) merupakan salah satu bagian tanaman yang menghasilkan minyak atsiri dan dapat dimanfaatkan sebagai antibakteri. Penelitian dilakukan untuk menentukan rendemen daun segar dan daun yang telah dikering-anginkan, mengetahui senyawa mayor dan mengetahui aktivitas antibakteri minyak atsiri daun pala asal Pulau Lemukutan terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Minyak atsiri daun pala diekstraksi menggunakan metode destilasi uap-air. Rendemen minyak atsiri daun segar yang diperoleh sebesar 0,516% sedangkan yang telah dikering-anginkan sebesar 0,456% dengan warna kuning pucat, berbau khas dan berat jenis sebesar 0,906 g/mL. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difuai sumuran. Berdasarkan uji aktivitas, diketahui bahwa minyak atsiri daun pala memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Minyak atsiri daun pala dapat membentuk KHM terhadap Staphylococcus aureus adalah 62,5 μg/sumur dan Escherichia coli adalah 125 μg/sumur.

 

Kata Kunci: pala (Myristica fragrans Houtt.), minyak atsiri, antibakteri


Full Text:

PDF PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.