KARAKTERISASI SENYAWA FENOLIK DARI BIJI BUAH RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L.)

Jennifer Mulia, Rudiyansyah, Muhamad Agus Wibowo

Abstract


Biji rambutan yang umumnya dianggap sebagai limbah memiliki potensi sebagai sumber metabolit sekunder yang dimanfaatkan dalam bidang kesehatan sebagai obat-obatan. Telah dilakukan isolasi dan karakterisasi senyawa metabolit sekunder golongan fenolik dari biji buah rambutan dengan menggunakan metode maserasi, partisi, kromatografi, uji fitokimia dan analisis NMR-1H. Fraksi yang digunakan dalam isolasi merupakan fraksi etil asetat hasil KVC. Uji fitokimia menunjukkan bahwa isolat biji rambutan positif mengandung metabolit sekunder golongan fenolik. Isolat berupa kristal kekuningan sebanyak 12,6 mg yang merupakan senyawa golongan fenolik. Data spektrum NMR-1H (CDCl3, 500 MHz) menunjukkan pergeseran kimia δH (ppm) 7,99 (2H, d, J=8,8 Hz), δH (ppm) 6,87 (2H, d, J=8,8 Hz) dan δH (ppm) 4,6 (1H, d, J=2,2 Hz) yang merupakan pergeseran kimia senyawa turunan benzoat dengan jenis substituen yang berbeda pada posisi para. Berdasarkan perbandingan literatur dan hasil analisis, diketahui bahwa senyawa yang terkandung pada biji buah rambutan adalah senyawa asam-p-hidroksi benzoat.

 

Kata Kunci : Asam benzoat, fenolik, rambutan


Full Text:

PDF PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.