BIOAKTIVITAS ANTIRAYAP EKSTRAK KAYU GAHARU BUAYA (Aetoxylon sympetalum) TERHADAP RAYAP TANAH (Coptotermes sp)

Auditya Meidianto, Afghani Jayuska, Muhamad Agus Wibowo

Abstract


Gaharu buaya (Aetoxylon sympetalum) merupakan salah satu tumbuhan endemik kalimantan yang belum dimanfaatkan dengan optimal. Oleh sebab itu, penelitian yang melaporkan tentang kayu gaharu buaya mengenai komposisi kandungan kimia dan bioaktivitasnya terhadap rayap tanah (Coptotermes sp.) belum banyak ditemukan, sehingga dilakukan penelitian mengenai hal tersebut. Penelitian ini dibagi dalam tiga tahap yaitu ekstraksi dan fraksinasi, skrining fitokimia, dan uji aktivitas anti rayap dengan pengujian dilakukan selama 7 hari dengan variasi konsentrasi 0% (kontrol negatif), 0,2%, 0,4%, 0,6%, 0,8%, 1% (b/v), serta fipronil 0,25% (v/v) (kontrol positif). Ekstrak kasar metanol diperoleh sebesar 342,5283 g (34,3%), terdiri dari ekstrak fraksi n-heksana sebesar 0,6%, ekstrak fraksi kloroform sebesar 54,5% dan ekstrak fraksi metanol sebesar 14,5%. Skrining fitokimia pada ekstrak kayu gaharu buaya menunjukan adanya senyawa golongan alkaloid, flavanoid, steroid, triterpenoid, dan fenolik. Hasil uji bioaktivitas anti rayap menunjukkan fraksi metanol merupakan fraksi memiliki aktivitas anti rayap paling tinggi karena memiliki LC50 paling kecil sebesar 0,025%. Hal ini diduga karena kandungan senyawa golongan flavonoid dan terpenoid yang berperan besar sebagai aktivitas anti rayap.

 

Kata Kunci: anti rayap, bioaktivitas, Coptotermes sp, gaharu buaya, skrining fitokimia


Full Text:

PDF PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.