PENGARUH METODE LATIHAN HOLLOW SPRINTS PADA MAHASISWA DENGAN LEVEL KEBUGARAN TINGGI TERHADAP KECEPATAN LARI

Luh Putu Tuti Ariani, I Kadek Happy Kardiawan

Abstract


Banyak pilihan untuk memilih metode lari untuk meningkatkankemampuan atlet. Khususnya lari 100 meter telahbanyak penelitian dilakukan. Penelitian yang telah dilakukan ini berusaha untuk meningkatkan kemampuan lari 100 meter dengan  menggunakan metode latihan lari hollow sprint. Metode penelitian dengan eksperimen pre test post tes desain. Sampel 15 mahasiswa pendidikan kepelatihan Universitas Pendidikan Ganesha. Mahasiswa yang dipilih menjadi sampel adalah mahasiswa yang memiliki tingkat kebugaran tinggi diambil dari 90 mahasiwa. Tes kebugaran jasmaniyang dipergungkan dalam peneltianini adalah lari 2.4 km. Treatmet dengan menggunakan metode hollow sprint selama 24 kali latihan, dilakukan pre tes dan postes. Data dianalisis dengan deskriptif statistik dan uji T sampel berpasangan. Hasil Uji menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara waktu sebelum dan setelah perlakukan. Terjadi peningkatan rerata kecepatan lari dari 15 adalah 1.9 detik. Sehingga dapat diyakini bahwa metode latihan hollw sprint dapat meningkatkan kemampuan lari 100 meter.

Keywords


Hollow sprints, kebugaran jasmani, prestasi lari

Full Text:

PDF

References


Aji pradana, a. (2013). Kontribusi tinggi badan, berat badan, dan panjang tungkai terhadap kecepatan lari cepat (sprint) 100 meter putra (studi pada mahasiswa ikor angkatan 2010 universitas negeri surabaya). Jurnal kesehatan olahraga.

Anggara, t. (2017). Hubungan koordinasi mata kaki, daya ledak otot tungkai dan percaya diri dengan hasil lari sprint 100 meter pada atlet pplp bangka belitung. Gladi jurnal ilmu keolahragaan. Https://doi.org/10.21009/gjik.082.06

Ariyantinin, k. M., tianing, n. W., & artini, i. G. A. (2016). Pelatihan lari akselerasi lebih meningkatkan kecepatan lari 100 meter daripada pelatihan lari interval pada siswa sma di kabupaten badung. Mifi (majalah ilmiah fisioterapi indonesia).

Dore, a. G. (2019). Korelasi antara lari 100 meter dengan prestasi lompat jauh pada siswa kelas v sdk lewodere tahun pelajaran 2018/2019. Jurnal ilmiah mandala education. Https://doi.org/10.36312/jime.v5i1.696

Evitamala, l., adiputra, i. N., ratna sundari, l. P., handari adiputra, l. M. I. S., griadhi, i. P. A., & purnawati, s. (2019). Efek pelatihan lari akselerasi dan pelatihan lari interval di pantai berpasir dalam meningkatkan kemampuan anaerobik, power otot tungkai dan kecepatan lari 100 meter pada siswa kelas x sma negeri 1 suela lombok timur tahun pelajaran 2018/2019. Sport and fitness journal. Https://doi.org/10.24843/spj.2019.v07.i03.p06

Fox, e. R. W. B. Dan m. L. F. (1993). The physiological basic of physical education and athletics, 5th edition.

Giriwijoyo, y. S. S. (2010). Ilmu faal olahraga. Bandung.

Henjilito, r. (2017). Pengaruh daya ledak otot tungkai, kecepatan reaksi dan motivasi terhadap kecepatan lari jarak pendek 100 meter pada atlet pplp provinsi riau. Journal sport area. Https://doi.org/10.25299/sportarea.2017.vol2(1).595

Isram. (2017). Hubungan power otot tungkai dan panjang tungkai dengan kecepatan lari pada siswa putra kelas vii smp negeri 2 salawati. Jurnal pendidikan.

Kristiandaru. (2020). Teknologi olahraga. Sidoarjo surabaya.zifatama jawara.

Ms, g. D. T. (2018). Profil antropometrik, kekuatan otot tungkai, kecepatan reaksi dan fleksibilitas pada atlet lari 100 meter. Jurnal penjakora.

Ni nyoman murtini, jumain, a. S. B. S. E. W. (2015). Pengaruh latihan ladder speed run terhadap peningkatan kecepatan lari 100 meter pada siswa putra kelas vii smpn 1 pamona barat. Tadulako journal sport sciences and physical education.

Parwata, i. M. Y. (2017). Hubungan tinggi badan dan berat badan terhadap kecepatan lari 100 meter mahasiswa putra fpok ikip pgri bali. Pendisiskan kesehatan rekreasi.

R., i. A. A., & furkan, i. (2014). Perbedaan pengaruh metode latihan terhadap peningkatan prestasi lari 100 meter ditinjau dari rasio panjang tungkai dan tinggi badan. In penerapan iptek dan penguatan ilmu keolahragaan dalam mendukunug prestasi olahraga nasional.

Subarno, l., & wibowo, r. J. (2015). Perbandingan latihan speed playdan latihan circuit training terhadap kecepatan lari sprint100 meter di sman 4 tambun selatan. Motion.

Suharto, et, e. (2005). Petunjuk teknis pengukuran kebugaran jasmani. Jakarta: departemen kesehatan ri.

Suyono. (2001). Start, sprint, estafet & lari gawang. International association.

Y., wijayanti, n. P. N., & pratiwi, m. (2014). Korelasi waktu reaksi dan akselerasi terhadap prestasi lari 100 meter mahasiswa putra semester ii program studi penjaskesrek fkip universitas riau. Primary: jurnal pendidikan guru sekolah dasar. Https://doi.org/10.33578/jpfkip.v2i02.1960




DOI: http://dx.doi.org/10.26418/jilo.v3i2.42833

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Luh Putu Tuti Ariani, I Kadek Happy Kardiawan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Abstracted/Indexed By:

        


Creative Commons License
Jurnal Ilmu Keolahragaan by http://jurnal.untan.ac.id/index.php/jilo/index is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License