ANALISIS PERTIMBANGAN HUKUM HAKIM DALAM PERKARA INTERVENSI PIHAK KETIGA (TUSSENKOMST) PUTUSAN NOMOR 149/PDT.G/2022/PN PTK

IZHAR NURHIDAYAT NIM. A1011201057

Abstract


ABSTRACT

This research was carried out at the Ponrianak District Court. The type of research used is a Normative research method using literature study, namely by reading various literature related to Third Party Intervention. In the position of the case that will be discussed this concerns the issue of Third Party Intervention issues related to land issues between Asbi, Muhammad Imam Zulkarnaen, Sri Syamsuniar, Al-Kausari, Nurhayatullah, Jumratussani, and Nurhaqiqi as plaintiffs against Nurtinah H. Lutjong as defendant and Carrel Ticualu, S.E., S.H. as Plaintiffs for Intervention I and Fajar Silalahi, Mario Silalahi, Rudi Gunawan Silalahim Feri Silalahi and Esica Fitriani Silalahi as Plaintiffs for Intervention II at the Pontianak District Court. The title of this research is Juridical Analysis of Judges' Considerations in Third Party Intervention Cases (Tussenkomst) Number 149/Pdt.G/2022/PN.Ptk, Formulation of the problem "How do judges consider in deciding Third Party Intervention Cases (Tussenkomst) Decision number 149/ Pdt.G/2022/PN.Ptk", The aim of this research is to analyze the Judge's Legal Considerations in deciding the Third Party Intervention Case (Tussenkomst) Number 149/Pdt.G/2022/PN.Ptk at the Pontianak District Court, as well as to determine the legal consequences The judge's decision on the parties in the Third Party Intervention (Tussenkomst) case Number 149/Pdt.G/2022/PN.Ptk. The results of this research show that the plaintiff in Intervention I won the case after successfully proving the arguments of his lawsuit. The judge's legal considerations in accepting and granting the intervention plaintiff's claim. I pay attention to the values that reflect the third important principle for judges in handing down decisions, namely the principle of justice, the principle of legal certainty and the principle of expediency but prioritizing the principle of legal certainty and the principle of expediency. Regarding the decision of the Panel of Judges in case Number 149/Pdt.G/2022/PN Ptk, this has legal consequences for the parties involved in the case. The judge's decision in case Number 149/Pdt.G/2022/PN Ptk has permanent legal force and is binding on the parties so that the losing party is obliged to obey and carry out the contents of the decision. Regarding the Plaintiffs and Intervention II Plaintiffs, the result of legal decision Number 149/Pdt.G/2022/PN Ptk against these parties is that the lawsuit is rejected and the Plaintiffs and Intervention II Plaintiffs no longer have the right to legal claims. Regarding the Defendant, the legal results of decision Number 149/Pdt.G/2022/PN Ptk do not provide any loss for the defendant. And for the Intervention I Plaintiff who won case Number 149/Pdt.G/2022/PN Ptk, the Intervention I Plaintiff can retain his property rights, namely his land which was used as defense by the other party.

 

ABSTRAK

 

Penelitian ini dilaksanakan di Pengadilan Negeri Ponrianak. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Normatif dengan menggunakan studi kepustakaan yakni dengan membaca berbagai literatur yang terkait dengan Intervensi Pihak Ketiga. Pada posisi kasus yang akan dibahas ini berkenaan dengan permasalahan perkara Intervensi Pihak Ketiga yang terkait permasalahan sengketa tanah antara Asbi, Muhammad Imam Zulkarnaen, Sri Syamsuniar, Al-Kausari, Nurhayatullah, Jumratussani, dan Nurhaqiqi sebagai Para Penggugat melawan Nurtinah H. Lutjong sebagai tergugat dan Carrel Ticualu, S.E., S.H. sebagai Penggugat Intervensi I serta Fajar Silalahi, Mario Silalahi, Rudi Gunawan Silalahim Feri Silalahim dan Esica Fitriani Silalahi sebagai Penggugat Intervensi II di Pengadilan Negeri Pontianak. Adapun judul dari penelitian ini ialah Analisis Yuridis Pertimbangan Hakim Dalam Perkara Intervensi Pihak Ketiga (Tussenkomst) Nomor 149/Pdt.G/2022/PN.Ptk, Rumusan masalah “Bagaimana pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara Intervensi Pihak Ketiga (Tussenkomst) Putusan nomor 149/Pdt.G/2022/PN.Ptk”, Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Pertimbangan Hukum Hakim dalam memutuskan Perkara Intervensi Pihak Ketiga (Tussenkomst) Nomor 149/Pdt.G/2022/PN.Ptk di Pengadilan Negeri Pontianak, serta untuk mengetahui akibat hukum Putusan hakim terhadap para pihak dalam perkara Intervensi Pihak Ketiga (Tussenkomst) Nomor 149/Pdt.G/2022/PN.Ptk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pihak penggugat Intervensi I memenangkan perkara setelah berhasil membuktikan dalil gugatannya. Pertimbangan hukum hakim dengan menerima dan mengabulkan gugatan penggugat intervensi I memperhatikan nilai yang mencerminkan ketiga asas penting bagi hakim dalam menjatuhkan putusan yaitu asas keadilan, asas kepastian hukum, dan asas kemanfaatan namun lebih mengedepankan asas kepastian hukum dan asas kemanfaatan. Terhadap putusan majelis Hakim dalam perkara Nomor 149/Pdt.G/2022/PN Ptk, maka menimbulkan akibat hukum terhadap para pihak yang berperkara. Putusan hakim dalam perkara Nomor 149/Pdt.G/2022/PN Ptk telah berkekuatan hukum tetap dan mengikat bagi para pihak sehingga bagi pihak yang kalah wajib mematuhi dan menjalankan isi putusan. Terhadap Para Penggugat dan Para Penggugat Intervensi II, akibat hukum putusan Nomor 149/Pdt.G/2022/PN Ptk terhadap pihak tersebut adalah Gugatan yang diajukannya ditolak dan Para Penggugat serta Para Penggugat Intervensi II tidak lagi memiliki hak terhadap tanah sengketa. Terhadap Tergugat, akibat hukum putusan Nomor 149/Pdt.G/2022/PN Ptk tidak memberikan kerugian apapun bagi tergugat. Dan terhadap Penggugat Intervensi I yang memenangkan perkara Nomor 149/Pdt.G/2022/PN Ptk ini, Penggugat Intervensi I dapat mempertahankan hak miliknya yaitu tanah miliknya yang dijadikan sengketa oleh pihak lain.

 

KATA KUNCI : Hukum, Intervensi, Pertimbangan Hakim


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Buku

Bambang Sugeng & Sujayadi. 2012. Pengantar Hukum Acara Perdata & Contoh Dokumen Litigasi. Surabaya: Kencana.

Djulaeka & Devi Rahayu. 2020. Buku Ajar Metode Penelitian Hukum. Surabaya: Scopindo Media Pustaka.

Efa Laela Fakhriah. 2019. Kapita Selekta Hukum Acara Perdata Indonesia. Bandung: Mandar Maju.

Endang Hadrian & Lukman Hakim. 2020. Hukum Acara Perdata di Indonesia: Permasalahan Eksekusi dan Mediasi. Jakarta: Deepublish

Jonaedi Efendi & Johnny Ibrahim. 2018. Metode Penelitian Hukum Normatif dan Empiris. Depok: Prenadameida Group.

Laila M. Rasyid & Herinawati. 2015. Modul Pengantar Hukum Acara Perdata. Aceh: Unimal Press.

Margono. 2019. Asas Keadilan, Kemanfaatan, & Kepastian Hukum Dalam Putusan Hakim. Jakarta: Sinar Grafika.

Martha Eri Safira. 2017. Hukum Acara Perdata. Ponorogo: Nata Karya.

Muhaimin. 2020. Metode Penelitian Hukum. Mataram: Mataram University Press.

Muhammad Siddiq Armia. 2022. Penentuan Metode dan Pendekatan Penelitian Hukum. Banda Aceh: Lembaga Kajian Konstitusi Indonesia (LKKI).

M Yahya Harahap. 2017. Hukum Acara Perdata Tentang Gugatan, Persidangan, Penyitaan, Pembuktian, dan Putusan Pengadilan. Jakarta: Sinar Grafika.

Sarwono. 2011. Hukum Acara Perdata Teori dan Praktik. Surabaya: Sinar Grafika.

Yulia. 2018. Hukum Acara Perdata. Aceh: Unimal Press.

Zainal Asikin. 2013. Hukum Acara Perdata di Indonesia. Mataram: Kencana.

Zainuddin Ali. 2009. Metode Penelitian Hukum. Palu: Sinar Grafika.

Jurnal

Abdul Hakim. 2014. “Penyelesaian Perkara Perdata Dengan Adanya Tiga Pihak (Intervensi) Di Pengadilan Negeri”. Jurnal Ilmiah Advokasi, 02(1): 3.

Caroline Maria M & Harjono. “Studi Kajian Tentang Gugatan Intervensi Dalam Perkara Perdata”, Jurnal Verstek 8 (1): 56.

Puri Galih Kris Endarto. 2010. Tinjauan Yuridis Gugatan Intervensi Tussenkomst sebagai Upaya Hukum Alternatif dalam Gugatan Hukum Acara Perdata Biasa,

Yurida Zakky Umami. “Intervensi Dalam penyelesaian Perkara Perdata Di Pengadilan Negeri”, p.4.

Internet

PA Sihubuan. 2020. Masuknya Pihak Ketiga dalam Proses Perkara. Available From: https://pa-sibuhuan.go.id/websitelama/layanan-hukum/prosedur-intervensi/prosedur-intervensi ( Accessed December 15, 2023)

Poerana, Sigar Aji. 2020. Jenis-Jenis Intervensi Pihak ketiga dalam Perkara Perdata. Available From: https://www.hukumonline.com/klinik/a/jenis-jenis-intervensi-pihak-ketiga-dalam-perkara-perdata-lt5ed0bc1be48c4 (accessed December 17, 2023)

Referensi dari kasus Indonesia

Putusan Pengadilan Negeri Pontianak Nomor 149/Pdt.G/2022/PN.Ptk

Referensi Perundang-undangan Indonesia

HIR (Herzien Indonesis Reglemen)

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek)

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 1997 Tentang Pendaftaran Tanah

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2021 Tentang Hak Pengelolaanm Hak atas Tanah, Satuan Rumah Susun, dan Pendaftaran Tanah

RBg (Rechtsreglement Buitengewesten)

Rv (Reglement op de Rechtsvordering)

Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


E - Journal Fatwa Law

Published by : Faculty Of Law, Tanjungpura University