ANALISIS PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK BAWAH TIGA TAHUN (BATITA) SEBAGAI KORBAN TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL DI KABUPATEN BENGKAYANG (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Nomor 114/Pid.Sus/2021/PN.Bek)

IGA ARDHIYA PRATIWI NIM. A1011191290

Abstract


Abstract

Three years old child who being sexual violence perpetrated by her uncle was an offense that was immoral and had no conscience. Children who are victims of sexual violence don’t get any protection or rights that actually her right sexual violence. Through this title of a thesis “Analysis Perlindungan Hukum Terhadap Anak Bawah Tiga Tahun (BATITA) Sebagai Korban Kekerasan Seksual di Kabupaten Bengkayang (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Nomor 114/Pid.Sus/2021/PN.Bek)”, and to discover is the verdict has provided protection for children victims of sexual violence in the decision of this case. This research is empirical legal research using the qualitative method, which this research dependent on the issue that is connected with humanity in fundamental, and then observations are made which are then described in a written form of a sentence. Under the judge’s protection, the Public Prosecutor is tasked with providing indictments to the perpetrators, and is focused more on the penalty that is given to the perpetrators so that the protection of the rights of victims that should be obtained is not properly fulfilled, same goes to the verdict which rests on the charges presented by the Public Prosecutor. On the other hand, the limitation of education regarding the rights that can be owned should be conveyed to victims during the investigation stages so that they can find out their rights. Lack of education makes the victim doesn’t know as she should that he has right through his feelings. The investigators, public prosecutors, and the panel of judges are required to have affirmation of the suffering experienced by victims so that the protection and rights to recover the victims should receive can be totally fulfilled.

Keywoard : Child, Sexual Violance, Legal Protection

 

Abstrak

Anak Usia Bawah Tiga Tahun yang menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh Pamannya sendiri adalah sebuah kejahatan yang sangat tidak bermoral dan berhati nurani. Anak yang menjadi korban kekerasan seksual acap kali tidak mendapatkan perlindungan terhadap hak yang seharusnya menjadi haknya sebagai korban kekerasan seksual. Melalui Skripsi ini yang berjudul “Analisis Perlindungan Hukum Terhadap Anak Bawah Tiga Tahun (BATITA) Sebagai Korban Kekerasan Seksual di Kabupaten Bengkayang (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Nomor 114/Pid.Sus/2021/PN.Bek)”, memiliki tujuan untuk mengetahui apakah Putusan Hakim tersebut sudah memberikan Perlindungan terhadap anak sebagai korban kekerasan seksual pada putusan perkara ini. Penelitian ini merupakan Penelitian hukum empiris dengan melakukan pendekatan kualitatif, yang dimana penelitian ini bergantung pada permasalahan yang berhubungan dengan manusia secara fundamental dan kemudian dilakukan pengamatan yang selanjutnya dijabarkan dalam sebuah tulisan berbentuk kalimat. Dalam Perlindungannya Jaksa Penuntut Umum yang bertugas memberikan dakwaan kepada pelaku, lebih terpaku kepada hukuman yang diberikan kepada pelaku sehingga perlindungan atas hak-hak korban yang semestinya didapatkan tidak terpenuhi dengan baik, begitu pula dengan putusan hakim yang bertumpu pada dakwaan yang diberikan oleh Jaksa Penuntut umum. Selain itu kurangnya edukasi terkait hak-hak yang dapat dimiliki yang seharusnya disampaikan kepada korban pada saat tahap penyidikan sehingga dapat mengetahui haknya. Tidak adanya eduksi ini membuat korban tidak mengetahui sebagaimana mestika bahwa ia memiliki hak yang dapat ia rasakan. Oleh karena Penyidik, Penuntut Umum, dan Majelis Hakim wajib memiliki afirmasi atas penderitaan yang dialami oleh korban, sehingga perlindungan dan hak pemulihan yang seharusnya didapatkan oleh korban dapat terpenuhi.

Kata Kunci : Anak, Kekerasan Seksual, Perlindungan Hukum

Full Text:

PDF PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

A. BUKU

Elnora, Fransiska Novita, ett All., 2021, Hukum Perlindungan Anak dan Perempuan, Madza Media : Malang

Erdianti, Ratri Novita. 2020, Hukum Perlindungan Anak di Indonesia, UMM Press : Malang

Gosita, Arif. 1989, Masalah Perlindungan Anak, Akademi PRESSIndo : Jakarta, Hal 63

Gultom, Maidin. 2014, Perlindungan Hukum Terhadap Anak dalam Sistem Peradilan Pidana Anak di Indonesia, Refika Aditama : Bandung

Koesnan, R.A 2005, Susunan Pidana dalam Negara Sosialis Indonesia, PT Sumur : Bandung

Krisna, Liza Agnesta. 2018, Hukum Perlindungan Anak : Panduan Anak yang Berkonflik dengan Hukum, CV Budi Utama : Yogyakarta

Marzuki, Peter Mahmud. 2015, Penelitian Hukum Edisi Revisi, Bandung : PT. Kharisma Putra Utama

Muladi, 2005, Hak Asasi Manusia : Hakekat, Konsep dan implikasinya dalam Prespektif Hukum dan Masyarakat, Refika Aditama : Bandung

Mulyadi, Lilik. 2005, Pengadilan Anak di Indonesia, CV Mandar Maju : Denpasar

Nasir, Djamil M. 2013, Anak Bukan Untuk di Hukum, Sinar Grafika : Jakarta

Prakoso, Arbianto. 2016, Hukum Perlindungan Anak , Laksbang PRESSIndo : Yogyakarta

Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, 2008, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Pusat Bahasa : Jakarta

Ramelan, 2006, Hukum Acara Pidana : Teori dan Implementasi, Sumber Ilmu Jaya : Jakarta

Reksidiputro, Mardjono. 1994, Sistem Peradilan Pidana di Indonesia Melihat Kejahatan dan Penegakan Hukum dalam Batas-batas Toleransi, Pusat Keadilan dan Pengabdian Hukum : Jakarta

Slamet, Tinton. 2007, Reparasi Terhadap Korban Pelanggaran HAM di Indonesia,Badan Penerbit Universitas Diponegoro : Semarang

Soekanto, Soerjono. 1984, Pengantar Penelitian Hukum, UI Press : Jakarta

Sunggono, Bambang. 2007, Metodologi Penelitian Hukum, PT.Raja Grafindo Persada : Jakarta

Sutherland, Edwind H., Donald R Cressy, 1977, Azas-azas Kriminologi : Principle Of Criminology, Alumni : Bandung

United Nation Children Fund, 1989, Convention of The Right Child, Resolusi PBB No. 44/25.

Wijaya, Andika., Widia Peace, 2016, Darurat Kejahatan Seksual, Sinar Grafika : Jakarta

B. JURNAL

Astri Anindya (et.All), 2020, Dampak Psikologis dan Upaya Penanggulamgan Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan, Jurnal Terapan Informatik Nusantara, Vol 1, Nomor 3

Andini, Thathi Manon., 2019, Identifikasi Kejadian Kekerasan Pada anak di Kota Malang, Jurnal Perempuan dan Anak (JPA), Vol 2, Nomor 1

Ilyasa, Raden Muhammad Arvy. 2021, Kajian Hukum dan Viktimologi Dalam Kasus Kekerasanj Seksual Pada Anak di Indonesia, Jurnal Hukum, Vol 2 Nomor 1

Lewoleba, Kayus Kayowuan. (et.All), 2020, Studi Faktor-Faktor Terjadinya Tindak Kekerasan Seksual Pada Anak-Anak, Jurnal Esensi Hukum, VOL 2 No. 1

Nainggolan Lukman Hakim. 2008, Bentuk-Bentuk Kekerasan Seksual, Jurnal Equality, Vol 13 No 1.

Novrianza (et.All), 2022, Dampak dari Pelecehan Seksual Terhadap Anak diBawah Umur, Jurnal Pendidikan Kewarga negaraan Undiksha, Vol 10, No 1

Pangesti, Hutapea Ade. 2019, Perlindungan Hukum Terhadap Korban Kejahatan Dalam Penegakan Hukum Pidana di Indonesia, Jurnal Lex Crimen, Vol 8, No. 10

Paradis, Rosania., Eko Soponyono, 2022, Perlindungan Hukum Terhadap Korban Kekerasan Seksual, Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, Vol 4 No 1,

Yuwono, Dwi. 2005, Kapita Selekta Hukum Pidana, STHB Press : Bandung. Dikutip dari Irwan Rizqian, 2021, Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Anak Sebagai Korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual Dikaji Menurut Hukum Pidana Indoneisa, Journal Justiciabelle, Vol 01 Nomor1

C. INTERNET

Albert Aries, 2013, Surat Dakwaan Sebagai Dasar Putusan Hakim, Hukum Online : Jakarta URL https://www.hukumonline.com/klinik/a/surat-dakwaan-sebagai-dasar-putusan-hakim-cl4315, Pada Tanggal 2 Maret 2023, pukul 22:26 wib

Ani Mardatila, 2022, Mengenal Apa itu Pedofilian beserta Ciri-Cirinya, Merdeka.Com :Sumatera Utara, URL : https://www.merdeka.com/sumut/mengenal-apa-itu-pedofil-beserta-ciri-cirinya-kln.html , diakses Pada Selasa, 21 Februari 2023 Pukul 11.06 Wib.

Gischa Prameswari, 2022, Konvensi Hak Anak oleh PBB, https://www.kompas.com/skola/read/2022/07/01/180000069/konvensi-hak-hak-anak-oleh-pbb, (Kamis, 9 Februari 2023)

Tim Hukumonline, 2022, Teori-teori Perlindungan Hukum Menurut Para Ahli, URL : https://www.hukumonline.com/berita/a/teori-perlindungan-hukum-menurut-para-ahli-lt63366cd94dcbc, di Akses Pada Minggu, 26 Februari 2022

D. UNDANG-UNDANG

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 95)

Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 atas Perubahan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Perlindungan Saksi dan Korban (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 293, Tambahan Lemabaran Negara Republik Indonesia Nomor 5602)

Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 atas Perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 9, Tambahan lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4235)

Undnag-Undang Nomor 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (Lemabaran Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 120)

Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2017 Tentang Pelaksanaan Restitusi Bagi Anak Yang Menjadi Korban Kekerasan Seksual.

Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP)

Konvensi Hak Anak (KHA)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


E - Journal Fatwa Law

Published by : Faculty Of Law, Tanjungpura University