ANALISIS PERTIMBANGAN HUKUM HAKIM AGUNG DALAM PERKARA PUTUSAN NOMOR 41 PK/Pdt.Sus-HKI/2021 TENTANG PELANGGARAN HAK CIPTA

SITTI NUR HADIJAH NIM. A1011191199

Abstract


ABSTRAK

       Persoalan hak cipta musik di era digital belakangan ini menjadi topik yang sering dibahas dikalangan musisi. Hubungan hukum yang dimaksud di sini adalah hak yang melekat pada hasil kreasi orang yang bersangkutan, baik hak moral yang berarti namanya sebagai pencipta tercantum dalam hasil karya tersebut. Dalam penulisan hukum ini penulis memfokuskan pada putusan hakim Agung dalam perkara pelanggaran hak cipta. Putusan Permohonan Peninjauan Kembali dijadikan sebagai objek studi penelitian, dalam putusan ini terdapat suatu kekhilafan atau kekeliruan yang nyata terhadap hakim dalam memutuskan sustu perkara dan menganalisis pertimabangan hukum hakim Agung untuk memutus perkara tersebut. Pertimbangan hakim merupakan salah satu aspek terpenting dalam menentukan terwudunya nilai dari suatu putusan hakim.

       Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pertimbangan hukum hakim Agung terhadap memutus perkara Nomor 41 PK/Pdt.Sus-HKI/2021 tentang pelanggaran hak cipta sera menganalisa akibat hukum dari putusan tersebut. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian hukum normatif yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder sebagai bahan dasar untuk di teliti dengan cara mengadakan penelusuran terhadap peraturan-peraturan atau literatur-literatur yang berkaitan dengan masalah yang diteliti.

       Hasil penelitian menunjukkan bahwa Putusan Nomor 41 PK/Pdt.Sus-HKI/2021 ini terdapat beberapa alasan dilakukannya Peninjauan Kembali yaitu judex juris telah melakukan kekhilafan hakim atau kekeliruan yang nyata, oleh karena telah mempertimabangkan mengenai pelanggaran Hak Cipta yang dilakukan oleh Pihak Tergugat terhadap ciptaan milik Para Penggugat. Kemudian akibat hukum pada putusan ini yaitu terdapat ganti rugi terhadap para pihak yang merasa telah dirugikan pada kasus pelanggaran hak cipta ini. Dengan terlaksanakan ganti rugi ini dapat memberikan rasa keadilan oleh pihak Penggugat. Seharusnya hakim dapat memutus perkara sesuai dengan ketentuan perundang undangan yang berlaku agar terciptanya asas keadilan maupu tidak ada yang merasa dirugikan pada kasus ini bagi pihak pemohon dan perlu dipikirkan kembali penggunaan “kekhilafan hakim atau kekeliruan yang nyata” sebagai alasan peninjauan kembali.

Kata kunci : Hak Cipta, Putusan, Pertimbangan Hukum, Peninjauan Kembali, Kekhilafan Hakim atau Kekeliruan yang Nyata

 

ABSTRACT

The issue of music copyright in the digital era has recently become a topic that is often discussed among musicians. The legal relationship referred to here is the rights attached to the creations of the person concerned, both moral rights which mean that his name as the creator is listed in the work. In writing this law, the author focuses on the decisions of the Supreme Court justices in cases of copyright infringement. The decision on the request for review is used as the  object of a research study, in this decision there is an oversight or obvious mistake by the judge in deciding a case and analyzing what the Supreme Court judge's legal considerations are in deciding the case. The judge's consideration is one of the most important aspects in determining the actual value of a judge's decision.

This study aims to analyze the legal considerations of the Supreme Court justices in deciding case Number 41 PK/Pdt.Sus-HKI/2021 concerning copyright infringement and to analyze the legal consequences of the decision. The research method used is the normative legal research method which is carried out by examining literature or secondary data as basic material to be examined by conducting a search of regulations or literature related to the problem under study.

The results of the study show that in Decision Number 41 PK/Pdt.Sus-HKI/2021 there are several reasons for conducting a Review, namely the judex juris has made a judge's mistake or an obvious mistake, because he has considered the Copyright infringement committed by the Defendant against creation belonging to the Plaintiffs. Then the legal consequence of this decision is that there is compensation for the parties who feel they have been harmed in this copyright infringement case. With the implementation of this compensation can provide a sense of justice by the Plaintiff. Judges should be able to decide cases in accordance with applicable laws and regulations so that the principle of justice is created and no one feels disadvantaged in this case for the applicant and it is necessary to reconsider the use of "judge oversight or obvious mistake" as a reason for review.

Keywords : Copyright, Decision, Law Consideration, Review, judge faults or noticeable erros


Full Text:

PDF PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

BUKU

Abdul Kadir Muhammad, SR. 1982, Hukum Acara Perdata Indonesia, Alumni, Bandung

Andi Hamzah, 1986 Kamus Hukum, Ghalia Indonesia, Jakarta

Asnawi, M. Natsir, 2014, Hermeneutika Putusan Hakim, UII Press, Yogyakarta

Carl Joachim Friedrich, 2004, Filsafat Hukum Perspektif Historis, Nuansa dan Nusamedia, Bandung

Haris Munandar, Sally Sitanggang. 2014, Mengenal HAKI-Hak Kekayaan Intelektual, Erlangga, Jakarta

Ishaq, 2009, Dasar-Dasar Hukum, CV. Pustaka Setia, Bandung

Martin Basiang, 2009, The Contemporary Law Dictionary (First Edition), Red & White Publishing

Marwan Mas, 2003, Pengantar Ilmu Hukum, Ghalia Indonesia, Bogor

Mukti Arto, 2004, Praktek Perkara Perdata pada Pengadilan Agama, Pustaka Belajar, Yogyakarta

Munir Faudy, 2007, Dinamika Teori Hukum, Ghalia Indonesia, Bogor

R. Soeroso, 2005, Pengantar Ilmu Hukum, Cet. VII. Sinar Grafika, Jakarta

Riduan Syahrani, 1999, Rangkuman Intisari Ilmu Hukum, Penerbit Citra Aditya Bakti, Bandung

Sarwono, 2011, Hukum Acara Perdata Teori Praktik, Sinar Grafika, Jakarta

Satjipto Rahardjo, 1996, Ilmu Hukum, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung

Sentosa Sembiring, 2008 Hukum Dagang, PT Citra Aditya Bakti, Bandung

Sri Soedewi Masjchoen Sifwan, 1981, Hukum Perdata : Hukum Benda, Liberti, Yogyakarta

Suyud Margono, 2003, Hukum dan Perlindungan Hak Cipta, Pustaka Mandiri, Jakarta

Sudikno Mertokusumo, 1993, Hukum Acara Perdata Indonesia, Liberty, Jogyakarta

Soedjono Dirdjosisworo, 2010, Pengantar Ilmu Hukum, PT. Raja Grafindo Tinggi, Jakarta

Soerjono Soekanto, 2014, Pengantar Penelitain Hukum. UI Press, Jakarta

Soerjono Soekanto dan Sri Mmudji, 2006, Penelitian Hukum Normatif Suatu Tinjauan Singkat, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta

Wirjono Prodjokoro,1982, Hukum Acara Perdata Pengadilan Negeri, Sinar Grafika, Jakarta

JURNAL

Artikel Pendidikan, (2022, Agustus 08). Pengertian Hak Dan Kewajiban Menurut Para Ahli, http://artikelpendidikan.id

Damang, (2011, Desember 17). Definisi Pertimbangan Hukum, dalam http:/www.damang.web.id

Fence M. Wantu, (September 2012). Mewujudkan Kepastian Hukum, Keadilan dan Kemanfaatan Dalam Putusan Hakim di Peradilan Perdata, http://dinamikahukum.fh.unsoed.ac.id

Lintong Siahaan, (2006), Peranan Hakim Dalam Pembaharuan Hukum di Indonesia, Artikel dalam Jurnal Hukum & Pembangunan, http://jhp.ui.ac.id

Widy Wardhana, (2020, Juni 04). Pengertian Hak Dan Kewajiban Warga Negara, http://academia.edu

PERUNDANG-UNDANGAN

Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta

Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata

Putusan Nomor 41 PK/Pdt.Sus-HKI/2021


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


E - Journal Fatwa Law

Published by : Faculty Of Law, Tanjungpura University