ANALISIS PENGARUH INVESTOR-STATE DISPUTE SETTLEMENT (ISDS) DALAM ASEAN-KOREA INVESTMENT AGREEMENT TERHADAP PENYELESAIAN SENGKETA ASING DI DALLAM PENGADILAN NASIONAL INDONESIA

ANISA AZZAULFA NIM. A1011161057

Abstract


Perkembangan tehnologi dan komunikasi menyebabkan tidak ada lagi batas dan jarak antar negara-negara di dunia. Pada bidang ekonomi, hal ini berdampak pada adanya saling ketergantungan ekonomi antar negara-negara di dunia, bukan hanya di bidang barang dan jasa, tetapi juga aliran modal antar negara atau investasi asing. Penanaman Modal Asing (PMA) merupakan suatu kebutuhan yang tidak dapat dielakkan negara dalam menjalankan roda perekonomian,  baik di negara maju maupun di negara berkembang. Untuk menjamin investasi, investor membutuhkan instrumen yang secara hukum dapat menjamin kepastian dan mengikat untuk memastikan keuntungan investasi yang didapat oleh investor di negara tersebut. Maka dibentuklah sebuah perjanjian investasi internasional, yang dalam prakteknya tidak hanya bersifat global, akan tetapi juga dapat mencakup banyak negara dalam satu kawasan. Sebagai salah satu contoh, di kawasan Asia Tenggara, negara-negara anggota ASEAN telah menandatangani beberapa perjanjian investasi, diantaranya adalah Agreement on Investment Under The Framework Agreement on Comprehensive Economis Cooperation Among The Government of The Member Countries of The Association of Southeast Asian Nations and The Republic Korea atau lebih dikenal dengan ASEAN-Korea Investment Agreement yang ditandatangani pada 13 Desember 2005 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Untuk mendukung perlindungan di dalam perjanjian investasi tersebut disertakanlah Investment State-Dispute Settlement (ISDS) yang merupakan mekanisme yang sering dimasukan dalam berbagai perjanjian perdagangan dan investasi untuk menyelesaikan perselisihan antara negara dan investor. Mekanisme ISDS dapat diartikan sebagai suatu instrumen hukum internasional yang membantu memberi kepercayaan investor untuk berinvestasi. Di dalam ASEAN-Korea Investment Agreement mengatur bahwa setiap sengketa investasi yang terjadi dapat diselesaikan melalui arbitrase internasional.

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mekanisme ISDS dalam ASEAN-Korea Investment Agreement tidak mencantumkan ketentuan untuk menggunakan exhaustion of local remedies sebelum mengajukan klaim ke arbitrase internasional. Meskipun klausula arbitrase internasional merupakan instrumen penting untuk melindungi investor, tetapi arbitrase internasional juga tidak lepas dari berbagai persoalan. Namun penyelesaian ISDS melalui peradilan nasional juga tidak lepas dari kritik, seperti peradilan nasional dianggap dapat menyimpang dan berpotensi korup.

 

Kata Kunci: Investasi, Penyelesaian Sengketa, ISDS


Full Text:

PDF PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Buku

Amriani, Nurmaningsih, 2012, Mediasi Alternatif Penyelesaian Sengketa Perdata

Di Pengadilan, Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Damos Dumoli Agusman, 2010, Hukum Perjanjian Internasional: Kajian Teori dan Praktik Indonesia, Refika Aditama, Bandung.

Dolzier, Rudolf dan Christoph Schreuer, 2008, Principles of Internasional Investment Law, Oxford University Press, New York.

Hajono, Dhaniswara K. 2007, Hukum Penanaman Modal: Tinjauan Terhadap Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal. Rajagrafindo Persada, Jakarta.

Halim, Andreas, 2003, Kamus Lengkap 1 Milyar Inggris-Indonesia, Sulita Jaya, Surabaya.

Harianto F. dan S. Sudomo, 1998, Perangkat dan Teknis Analisis Investasi di Pasar Modal Indonesia. Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Hasan, A. Madjed, 2009, Kontrak Minyak dan Gas Bumi Berazas Keadilan dan Kepastian Hukum, Fikahari Aneska, Bandung.

Hernoko, Agus Yudha, 2011, Hukum Perjanjian: Asas Proporsionalitas Dalam Kontrak Komersial, Kencana, Jakarta.

IBR Supancana, 2011, Kompendium Bidang Hukum Investasi, Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN), Jakarta.

Kusnowibowo, 2019, Hukum Investasi Internasional, Cetakan kedua, Penerbit Pustaka Reka Cipta, Bandung.

Lubis, T. Mulya dan Richard M. Buxbaum, Peranan dalam Perekonomian di Negara Berkembang, Cetakan kesatu, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta.

Manua, Boer, 2003, Hukum Internasional (Pengertian Peranan dan Fungsi Dalam Era Dinamika Global), Alumni, Bandung.

Margono, Sujud, 2008, Hukum Investasi Asing di Indonesia, Novindo Pustaka Mandiri, Jakarta.

Panjaitan, Hulaman, 2013, Hukum Penanaman Modal Asing, IND-Hill Co, Jakarta.

Sembiring, Sentosa, 2018, Hukum Investasi: Pembahasan Dilengkapi dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal, CV. Nuansa Aulia, Bandung.

Seto, Bayu, 2001, Dasar-Dasar Hukum Perdata Internasional, Buku Kesatu, Edisi Ketiga, Citra Aditya Bakti, Bandung.

Soekanto, Soerjono dan Sri Mamudji, 2001, Penelitian Hukum Normatif (Suatu Tinjauan Singkat), Rajawali Pers, Jakarta.

Soekanto, Soerjono, 2009, Penelitian Hukum Normatif, Raja Grafido Peresada, Jakarta

Suhardi, Gunarto, 2004, Beberapa Elemen Penting Dalam Hukum Perdagangan Internasional, Universitas Atmajaya, Yogyakarta.

Sukmadinata, Nana Syaodih, 2005, Metode Penelitian Pendidikan, Rosda Karya, Bandung.

Wie, Thee Kian, 1996, Industrialisasi di Indonesia Berbagai Kajian, cetakan kedua, LP3ES, Jakarta.

Peraturan Perundang – Undangan

Agreement On Investment Under The Framework Agreement on Comprehensive Economic Cooperation Among The Governments Of The Member Countries Of The Association Of Southeast Asian Nations And The Republic Of Korea

Undang-Undang No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal

Undang-Undang No. 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa

Artikel

Dany Hafiz, UNCITRAL (United Nation Commission on International Trade Law), tersedia pada https://slideplayer.info/slide/3711164

European Commission, 2014 Fact Sheet - Investment Protection and Investor-to State Dispute Settlement (ISDS) in EU agreements, tersedia pada https://trade.ec.europa.eu/doclib/docs/2014/march/tradoc_152290.pdf

European Commission, 2013, Fact sheet – Investment Protection and Investor-to State Dispute Settlement in EU agreements, tersedia pada https://trade.ec.europa.eu/doclib/docs/2013/nov/tradoc_152290.pdf

KlikLegal.com, Mengenal Lembaga-Lembaga Arbitrase Internasional, tersedia pada https://kliklegal.com/mengenal-lembaga-lembaga-arbitrase internasional

Rizki, Teknik Analisis Data Kualitatif, Kuantitatif, Menurut Para Ahli (Lengkap), tersedia pada https://dosenbahasa.com/cara-menulis-catatan-kaki-dari- internet

Skripsi/Tesis/Disertasi

Hilman Ramadhani, 2017, Skripsi: Tinjauan yuridis Eksistensi Instrument Investor State Dispute Settlement (ISDS) Dalam Perjanjian Investasi Internasional (PII), Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Malang.

Radjagukguk, Erman, 2011, Tesis: Hukum Investasi Langsung dan Pasar Modal, Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Depok.

Makalah/Jurnal Ilmiah

Asian Development Bank, 2005, Jalan Menuju Pemulihan: Memperbaiki Iklim Investasi di Indonesia.

Direktorat Perjanjian Ekonomi dan Sosial Budaya, 2014, Hasil Kajian Hukum Investor-State Dispute Settlement (ISDS), Direktorat Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional Kementerian Luar Negeri, Serpong.

Fabry, Elvire dan Giorgio Garbasso, 2015, “ISDS” in the TTIP the devil is in the details, Policy Paper, Jacques Delors Institute, Notre Europe, Paris.

Government of Indonesia, 2019, Possible Reform Of Investor-State Dispute Settlement (ISDS), Working Group III, United Nations Commission On International Trade Law, New York.

Herliana, 2019, ISDS Issues – Penyelesaian Sengketa, dipresentasikan di Forum Group Discussion ISDS, Bandung.

KPPOD, 2005, Hasil Peringkat Daya Tarik Investasi 228 Kab/Kota.

Lighfoot, Richard dan James Nicolaides, 2007, Resolving Investmen Dispute Through ICSID, ADR Buletin, Vol. 1 No. 8.

Santoso, Djoko dkk, 2009, Kajian Peraturan Daerah dalam Peningkatan Investasi di Kota Semarang, termuat dalam Riptek, Vol. 3, No. 2, Semarang.

Subedi, Surya P, 2008, International Investment Law: Reconciling Policy and Principle, Hart Publishing Oxford and Portland, Oregon.

Yu, Vicente and Fiona Marshal, Investor’s Obligations and Host State Policy Space

Paper 2nd Annual Forum of Developing Country Investmen Negotiators, IISD


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


E - Journal Fatwa Law

Published by : Faculty Of Law, Tanjungpura University