STUDI KOMPARATIF ASAS PERJANJIAN JUAL BELI MENURUT KOMPILASI HUKUM EKONOMI SYARIAH DAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA

RENA SRI NADIANTI NIM. A1011161036

Abstract


Keberadaan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) yang sudah lama diterapkan dan cukup untuk membentuk masyarakat mengerti akan hukum khususnya dalam konteks perjanjian/akad jual beli. Akan tetapi masih ada banyak masyarakat yang seakan tidak memahami  dan mengetahui suatu perjanjian/akad jual beli dan pada akhirnya menimbulkan permasalahan baik dalam konteks perdata maupun ekonomi syariah. Meskipun memiliki konteks yang berbeda, baik KHES dan KUHPerdata juga terdapat persamaan dan perbedaan serta kelebihan dan kelemahan diantara keduanya. Hal inilah yang membuat kita selaku masyarakat perlu memahaminya, sehingga diharapkan penerapan KHES dan KUHPerdata menjadi lebih efektif dalam mengatasi permasalahan perjanjian/akad jual beli.

Pada penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian normatif khususnya tentang penelitian terhadap asas-asas perjanjian dan perbandingan hukum. Adapun jenis pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif. Dari hasil penelitian, dapat dikemukakan beberapa persamaan dan perbedaan serta kelebihan dan kelemahan pada perjanjian/akad jual beli menurut KHES dan KUHPerdata.

Adapun persamaannya terdapat pada maksud dari pengertian perjanjian/akad jual beli yang sama-sama menimbulkan hubungan hukum, persamaan konsep kesepakatan, persamaan pasal 4 KHES dan pasal 1330 KUHPerdata, persamaan syarat objek perjanjian/akad jual beli, persamaan beberapa asas-asas perjanjian, persamaan hak dan kewajiban, persamaan unsur-unsur wanprestasi, dan persamaan upaya hukum terhadap pihak yang wanprestasi. Sedangkan perbedaannya terletak pada halal dan haramnya perjanjian/akad jual beli, perbedaan sumber kesepakatan, perbedaan batasan umur kecakapan, perbedaan substansi halal, perbedaan beberapa asas-asas, perbedaan kewajiban utama penjual, perbedaan beberapa asas-asas perjanjian, perbedaan kewajiban utama penjual, perbedaan akibat hukum wanprestasi, dan perbedaan penyelesaian sengketa.

Adapun kelebihannya terdapat pada pengertian akad dan penjelasan menurut KHES lebih jelas dan lengkap, batasan umur kecakapan hukum pada KUHPerdata lebih memiliki kepastian dan kewajibanutama pihak penjual dalam KUHPerdata lebih lengkap dibandingkan dengan KHES. Sedangkan kelemahannya terdapat pada kalimat “dapat dilakukan dengan jelas” pada pasal 59 KHES memiliki makna yang lebih, tidak tercantumnya pengertian ijab dan qabul di dalam KHES, dan kelemahannya dalam KUHPerdata terdapat pada pengertian perjanjian menurut pasal 1313 KUHPerdata kurang jelas dan lengkap.

 

Kata kunci : Perjanjian, akad, jual beli, KHES, KUHPerdata.

Full Text:

PDF PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

A. Buku / Literatur

Abdul Ghofur Anshori, 2010, Hukum Perjanjian Islam Di Indonesia (konsep, regulasi, dan implementasi) Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Abdullah jayadi, 2011, Beberapa Aspek Tentang Perbankan Syariah, Mitra Pustaka, Yogyakarta.

Ahmad Zahari dan Idham, 2010, Wakaf, Zakat & Ekonomi Syariah, FH Untan, Press Pontianak.

Ahmadi Miru dan Sakka Pati, 2013, Hukum Perikatan (Penjelasan Makna Pasal 1233 sampai 1456 BW)., Raja Wali Pers Jakarta.

Ahmadi Miru, 2014, Hukum Kontrak Dan Perancangan Kontrak., Rajawali Pers, Jakarta.

Ahmad Azhar Basir, 2004, Asas-Asas Hukum Muamalat (Hukum Perdata Islam)., UII Perss, Yogyakarta.

Burhanuddin, 2011, Hukum Bisnis Syari’ah, UII Press, Yogyakarta.

Dr. Muhammad Firdaus NH, et al (penyuting), 2005, Briefcase Book Edukasi Profesional Syari’ah Cara Memahami Akad-akad Syari’ah., Renaisan, Jakarta.

Departemen Pendidikan Nasional, 2002, Kamus Besar Bahasa Indonesia, edisi ke-3 Balai Pustaka Jakarta.

Fathurrahman Djamil, 2001, Hukum Ekonomi Syariah Dalam Kompilasi Hukum Perikatan oleh Zarus Badrulzaman et al,. Cet. 1, Citra Aditiya Bakti, Bandung.

Gemala Dewi, 2007, Hukum Perikatan Islam diIndonesia,. Kencana, Jakarta.

-------, 2006, Aspek-Aspek Hukum Dalam Perbankan Dan Parasuransian Syariah Di Indonesia., Kencana Prenada Group, Jakarta.

Ghufron A. Mas’adi, 2002, Fiqih Muamalah Kontektual,. Cet. 1, Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Hendi Suhendi, 2007, Fiqih Muamalah, Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Ivan Rahmawan A, 2005, Kamus Istilah Akuntansi Syari’ah., Pilar Media, Yogyakarta.

Kasmir, 2005, MM. Bank dan Keuangan Lainnya., Edisi Ke- 6, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Mariam Darus Badrulzaman, 2006, KUHPerdata Buku III, Bandung.

-------, et. Al. 2001, Kompilasi Hukum Perikatan., Citra Aditya Bakti, Jakarta.

Mervyn K. Lewis dan Latifa Algaoud, 2005, Perbankan Syariah Prinsip, Praktik dan Prospek., PT Serambi Ilmu Semesta, Jakarta.

Mohammad Daud Ali, 2000, Hukum Islam: Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Islam di Indonesia., Cet. Ke-8 Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Mustafa Kamal, dkk, 2009, Fiqih Islam., Citra Karsa Mandiri, Yogyakarta.

Nasrun Haroen, 2007, Fiqih Muamalah, Gaya Media Pratama, Jakarta.

Nindyo Pramono, 2003, Hukum Komersil, Cet. Ke-1 Pusat Penerbitan UT, Jakarta.

Rachmat Syafe’I, 2001, Fiqih Muamalah., Pustaka Setia, Bandung.

-------, 2004, Fiqih Muamalah., Pustaka Setia, Cet. Ke- 2, Bandung.

R. Subekti Dan R.Tjitrosudibio, 2004, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata., PT. Pradnya Paramita, Jakarta.

R. Subekti, 2002, Hukum Perjanjian., Cet. Ke-19, PT. Intermasa, Jakarta.

-------, 2002, Hukum Perjanjian., Cet. Ke- 19, PT. Intermasa, Jakarta.

R. Soeroso, 2011, Pengantar Ilmu Hukum., Cet. Ke-12, Bumi Aksara, Jakarta.

Salim H.S, 2002, Pengantar Hukum Perdata Tertulis (BW)., Sinar Grafika Jakarta.

-------, 2004, Hukum Kontrak : Teori dan Teknik Penyusunan Kontrak., Cet. Ke-2, Sinar Grafika, Jakarta.

Soedaryo Soiman dan Bismar Siregar, 2001, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, Sinar Grafika, Jakarta.

Suratman dan Philips Dillah, 2014, Metode Penelitian Hukum, Cet. Ke-2, Alfabeta, Bandung.

Sunarto Zulkifli, 2003, Panduan Praktis Transaksi Perbankan Syari’ah, Edisi Mahasiswa Zikrul Hakim., Jakarta.

Syamsul Anwar, 2006, Kontrak Dalam Islam., Yogyakarta.

B. Peraturan Perundang-undangan

Al-Qur’an

Hadits

Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 Tentang Peradilan Agama.

Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syari’ah.

Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman.

Peraturan Mahkamah Agung RI No. 02 Tahun 2008 Tentang Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES)

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata)

C. Jurnal

Andri Irawan, 2007, Asas-Asas Akad Menurut KHES, https://adrirwn.blogspot.com.2017_12.asas-asas-akad-menurutkhes.html?=1 Diakses pada tanggal 26 juli 2020 jam 14.30 WIB.

Muhammad Ayub, 2007, Understanding Islamic Finance., John Wiley & Sons Inc, England. Diakses pada 27 juli jam 12.30 WIB.

D. Internet / Arkitel

arekbkj2.blogspot.co.id/2015/01/pengertian-hak-dan-kewajiban-menurut.html?=1. Diakses pada tanggal 04 April 2020 jam 12.30 WIB.

http://www.badilag.net/data/ARTIKEL/VARIA%20MEMBEDAH%20PMH%20DAN%20WANPRESTASI. Pdf Diakses pada tanggal 02 Mei 2020 jam 13.20 WIB.

http://legalbanking.wordpress.com/materi-hukum/penanganan-sengketa-perdata/. Diakases pada tanggal 04 Mei 2020 jam 15.00 WIB.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


E - Journal Fatwa Law

Published by : Faculty Of Law, Tanjungpura University