KEWAJIBAN DEBITUR MEMBAYAR ANGSURAN DALAM PERJANJIAN KREDIT USAHA MIKRO PADA PT. BANK MANDIRI (Persero) TBK. DIPONEGORO KOTA PONTIANAK

YULIA NIARTI NIM. A1011161236

Abstract


Bank adalah salah satu alternatif untuk bisa mendapatkan uang dengan cepat dengan meminjam uang secara kredit dengan bunga yang telah ditentukan oleh pihak Bank. Dengan demikian PT. Bank Mandiri (persero) TBK mengeluarkan program Kredit Usaha Mikro (KUM) yang merupakan kredit atau pembiayaan bagi pelaku usaha mikro kecil, dan menengah dalam bentuk pemberian modal kerja yang didukung fasilitas penjaminan usaha produktif, yang dijamin oleh pemerintah. maka dari itu perbankan menempatkan penigkatan kesejahteraan rakyat Indonesia sebagai prioritas utama dalam pembangunan nasional, dengan mengembangkan perekonomian rakyat yang didukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan, mendorong meningkatnya pendapatan masyarakat dan mengurangi kemiskinan.

Skripsi ini memuat Rumusan Masalah: Apakah debitur telah memenuhi kewajiban membayar angsuran dalam perjanjian kredit usaha mikro pada PT. Bank Mandiri (persero) TBK.?, Penelitian ini penulis menggunakan metode empiris dangan pendekatan Deskriptif, yaitu suatu penelitian yang dilakukan dengan cara menggambarkan keadaan yang sebenarnya sebagaimana yang terjadi pada saat penelitian ini dilakukan.

Adapun hasil penelitian, diperoleh bahwa pihak debitur belum sepenuhnya memenuhi kewajiban dalam membayar angsuran dalam perjanjian kredit usaha mikro pada PT. Bank Mandiri (persero)TBK. tepat waktu sesuai perjanjian yang disepakati. Bahwa faktor yang menyebabkan debitur wanprestasi dalam perjanjian kredit pada PT. Bank Mandiri (persero)TBK dikarenakan usaha yang dijalankan mengalami kerugian dan penghasilan usaha tidak tetap. Bahwa upaya-upaya yang dapat ditempuh oleh para pihak bersangkutan yang wanprestasi, Sehingga pihak Bank melakukan hak atas tagih kepada pihak debitur guna pemenuhan kewajiban atas angsurannya. Akibat hukum terhadap debitur selaku pihak yang wanprestasi adalah pemenuhan kewajiban untuk membayar angsuran, akan dilakukan eksekusi jaminan/Agunan bahwa debitur telah menandatangani untuk menyetujui pelelangan atas jaminan yang diserahkan kepada pihak Bank. Apabila hasil pelelangan barang jaminan/agunan tersebut melebihi jumlah kredit yang dibayar, maka pihak Bank akan mengembalikan uang sisa dari pelelangan tersebut.

 

ata Kunci : Perjanjian Kredit, Debitur, Wanprestasi.

Full Text:

PDF PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Bachsan Mustafa, 2005, Asas-Asas Hukum Perdata dan Hukum Dagang, Amrico, Bandung.

Badrulzaman, Mariam Darus, 1983, Perjanjian Kredit Bank, Alumni, Bandung.

Djumhana Muhammad, 2000, Hukum Perbankan Di Indonesia, Citra Aditya Bakti, Bandung.

Gunawan Sumodiningrat, 1999, Pemberdayaan Masyarakat Dan Jaring Pengaman Sosial, (Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama).

Hadadi Nawawi dan Mimi Martini, 1996, Penelitian Terapan, UGM Press, Yogyakarta.

Hans Kelsen, 2011, Teori Umum Tentang Hukum Dan Negara, Terjemahan Raisul Muttaqien, Nusa Media, Bandung.

J Satrio, 1999, Hukum Perikatan, Alumni, Bandung.

……….., 2012, Wanprestasi (Menurut KUHPerdata, Doktrin dan Yurisprudensi), PT. Citra Aditya Bakti : Bandung.

Kasmir, 2003, Dasar-Dasar Perbankan, Raja Grafindo Persada, Jakarta.

……….., 2012, Dasar-dasar Perbankan, Rajawali, Jakarta.

M. Harapah Yahya, 2011, Segi-segi Hukum Perjanjian, Alumni, Bandung.

Mgs. Tje’Aman Edy Putra, S.H., 1989, Kredit Perbankan Suatu Tinjauan Yuridis, Libery, Yogyakarta.

Muchdarsyah Sinungan, 1993, Dasar-dasar dan Teknik Management Kredit, Bumi Aksara, Jakarta.

Munir Fuady, 2003, Hukum Perbankan Modern: Buku Kesatu, Citra Aditya Bakti, Bandung.

R subekti, 2008, Aneka Perjanjian, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung.

R. Subekti, dan R. Tjitrosudibio, 2008, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, Pradnya Paramitha, Jakarta.

Rachmadi Usman, 2003, Aspek-Aspek Hukum Perbankan Di Indonesia, Buku Kedua, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Rivai, Veitzhal dan Andriana Permata Vetzhal, 2006, Credit Managemen Handbook, Buku Pertama, Rajawali Press, Jakarta.

Ronny Hanitijo Soemitro, 1990, Metodologi Penelitian Hukum Dan Jurimetri, Graha Indonesia, Jakarta.

Singarimbun Masri dan Effendi Sofian, 2005, Metode Penelitian Survey, LP3ES, Jakarta.

Sjahdeni, Sutan Remy, 1993, Kebebasan Berkontrak dan Perlindungan Bagi Para Pihak Dalam Perjanjian Kredit Bank di Indonesia, Institut Bankir Indonesia.

Soedharyono Soimin, S.H., 2005, Kitab Undang-undang Hukum Perdata, Sinar Grafika, Jakarta.

Sofwan Sri Soedewi, 1991, Hukum Perjanjian Perhutangan, Seksi Hukum Perdata, Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Sugiono, 2007, Metode Penelitian Bisnis, PT. Gramedia, Jakarta.

Sutan Remy Syahdeny, 1999, Perbankan Islam Dan Kedudukannya Dalam Tata Hukum Perbankan Indonesia, Grafiti, Jakarta.

Wirjono Prodjodikoro, 1999, Asas-Asas Hukum Perjanjian, Sumur, Bandung.

Wirjono Prodjodikoro, 2000, Azas-Azas Hukum Perjanjian, Mandar Maju, Bandung.

Undang-Undang RI Nomor 10 Tahun 1998 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan

Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha mikro, kecil, dan menengah


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


E - Journal Fatwa Law

Published by : Faculty Of Law, Tanjungpura University