PENDAPAT ULAMA KALIMANTAN BARAT DALAM PEMBERIAN WASIAT WAJIBAH TERHADAP AHLI WARIS BEDA AGAMA SELAKU ISTRI (STUDI KASUS PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 16K/AG/2010)

YUSANTIKA MAULUDINA RIYANTI NIM. A1011161171

Abstract


Beda agama merupakan salah satu penghalang terwujudnya hak saling mewarisi. Tetapi pada kenyataannya dalam Yurisprudensi hukum di Indonesia terdapat putusan hakim yang memberikan sebagian harta peninggalan kepada ahli waris beda agama melalui Wasiat Wajibah. Salah satunya adalah Putusan Mahkamah Agung Nomor 16K/AG/2010, dimana penggugat terdiri dari ibu kandung dan saudara kandung pewaris yang merupakan ahli waris sah menuntut harta peninggalan yang masih di bawah kuasa tergugat yang merupakan istri dari pewaris. Mahkamah Agung mempertimbangkan Perkawinan Tergugat/Pemohon Kasasi sudah berlangsung cukup lama, sehingga walaupun Pemohon Kasasi bukan beragama Islam layak dan adil untuk memperoleh hak-haknya selaku istri untuk mendapatkan sebagian harta peninggalan melalui Wasiat Wajibah. Lalu bagaimana pendapat Majelis Ulama Indonesia Kalimantan Barat terhadap putusan tersebut.

Rumusan masalah di dalam penelitian ini ialah “Bagaimana pendapat Ulama Kalimantan Barat dalam pemberian Wasiat Wajibah terhadap ahli waris beda agama selaku istri dalam putusan Mahkamah Agung nomor 16K/AG/2010?” Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan pendapat Majelis Ulama Indonesia Kalimantan Barat tentang pemberian Wasiat Wajibah kepada ahli waris beda agama, untuk mengungkapkan pendapat Majelis Ulama Indonesia Kalimantan Barat tentang faktor penyebab hakim memutuskan pemberian wasiat wajibah kepada ahli waris yang berbeda agama, dan untuk menjelaskan dasar hukum dan pertimbangan hukum Mahkamah Agung dalam menetapkan pemberian wasiat wajibah pada putusan nomor 16K/AG/2010 teterhadap ahli waris beda agama. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode penelitian empiris dengan sifat deskriptif.

Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa, Pendapat Majelis Ulama Kalimantan Barat setuju dengan putusan yang diberikan oleh Mahkamah Agung dalam putusan MA nomor 16K/AG/2010, Mereka berpendapat faktor penyebab hakim memberikan putusan tersebut dikarenakan rasa kemanusiaan dan keadilan, dasar hukum yang digunakan adalah ayat-ayat suci Al-Qur’an, Hadits, dan Ijma’ para Ulama. Mereka berpendapat yang menjadi pertimbangan Hukum Mahkamah Agung dalam memutuskan adalah rasa keadilan dikarenakan kedua belah pihak telah hidup lama bersama sebagai keluarga yang tak terpisahkan.

 

Kata Kunci : Wasiat, Wasiat Wajibah, Pendapat Ulama.


Full Text:

PDF PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

BUKU :

A Fauzan, Saleh, 2005, Fiqih sehari-hari, Gema Insani Press, Jakarta.

Abdurrahman, M. Thoha, 1976, Pembahasan waris dan wasiat menurut hukum islam, Sumbangsih, Yogyakarta.

Abta, Asyhari, dan Djunaidi Syakur, 2005, Ilmu Waris Deskripsi Islam Praktis dan Terapan, Pustaka Hikmah Perdana, Surabaya.

Alam, Andi Syamsu, 2008, Hukum Pengangkatan Anak Prespektif Islam, PT. Kencana, Jakarta.

Ali, Zainuddin, 2016, Metode Penelitian Hukum, Sinar Grafika, Jakarta.

Basyir, Ahmad Azhar, 2018, Hukum Waris Islam, UII Press, Yogyakarta.

Dahlan, Abdul Aziz, 2000, Ensiklopedia Hukum Islam, PT Ikhtiar Baru Van Hoeve, Jakarta.

Harahap, Yahya, 1999, Informasi Materi Kompilasi Hukum Islam: mempositifkan Abstraksi Hukum islam, di dalam: Kompilasi Hukum Islam dan peradilan Agama dalam Sistem Hukum Nasional, Logos Wacana Ilmu, Jakarta.

Haq, Hamka, 2002, Syariat Islam Wacana dan Penerapannya, Yayasan al-Ahkam, Makassar264.

Hazm, Ibnu, t.t., Al- Muhalla bil Atsar VII, Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, Bairut.

Kamil, Ahmad, dan M. Fauzan, 2010, Hukum Perlindungan dan Pengangkatan Anak di Indonesia, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Karim, Helmi, 1997, fiqih muamalah, Raja Grafindo Persada, Jakarta.

M.zain, Satria Effendi, 2004, Problematika Hukum Keluarga Islam Kontemporer, Kencana, Jakarta.

Manan, Abdul, 2006, Aneka Masalah Hukum Perdata Islam Di Indonesia, Kencana Prenada Media Group, Jakarta.

Mardani, 2014, Hukum Kewarisan Islam di Indonesia, Rajawali Pers, Jakarta.

Mughniyah, Muhammad Jawad, 2001, Fiqih Lima Mazhab, PT. Lintera Basritama, Jakarta.

Munawir, Ahmad Warson, 1997, ditelaah oleh K.H Ali Ma’shum, K.H Zainal Abidin Munawir, Al-Munawir Kamus Arab-Indonesia, cetakan ke 14, Pustaka Progresif, Surabaya.

Ramulyo, M. Idris, 2000, Perbandingan Pelaksanaan Hukum Kewarisan Islam dengan Kewarisan Menurut Hukum Perdata (BW), Sinar Grafika, Jakarta.

Rasyid, Sulaiman, 2018, Fiqh Islam, cetakan ke 84, Sinar Baru Algesindo, Bandung.

Rofiq, Ahmad, 2003, Hukum Islam di Indonesia, PT raja Grafindo Persada, Jakarta.

_______2013, M.A Hukum Perdata Islam di Indonesia edisi revisi, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Ruyd, Ibnu Al-Khafidh, Bidayah Al-Mujtahid Wa Nihayah Al-Muqtasyid, juz 2

Dar Ihya' Al-Kutub Al-'Arobi. Indonesia.

Sabiq, Sayyid, Fiqh al-Sunnah, Dar al-Saqafah.

_______ Fiqh al-Sunnah, Dar al-Fath.

Singarimbun, Masri, dan Sofian Effendi, 2000, Metode Penelitian Survey, LP3ES, Jakarta.

Subhani, Djafar, 2007, Polemik Hukum Waris: Perdebatan antara Hazirin dan Ahlu Sunnah, Kencana Mas Publishing House, Jakarta.

Sujana, I Nyoman, dll, 2020, Hukum Waris Beda Agama dan Implementasi Wasiat Wajibah Terhadap Ahli Waris Non Muslim di Indonesia, Aswaja Pressindo, Yogyakarta.

Suma, Muhammad Amin, 2004, Hukum Keluarga Islam di Dunia Islam, Penerbit PT Raja Grafindo Persada, Jawa Barat.

Surakhmanda, Winarno, 1985, Pengantar Penelitian Ilmiah: Dasar Metode Teknik, Carsito, Bandung.

Thalib, Sajuti, 2018, Hukum Kewarisan Islam di Indonesia, Sinar Grafika, Jakarta.

Usman, Suparman, dan Yusuf Somawinata, 2002, fiqih mawaris, Gaya Media Pratama, Jakarta.

Usman, Suparman, 2002, Hukum Kewarisan Islam, Radar Jaya, Jakarta.

SKRIPSI/TESIS/DISERTASI:

Awalliyah, Fitriatul, 2013, “Analisis Konsep Wasiat Wajibah Perspektif Ibnu Hazm dan Relevansinnya dengan Kompilasi Hukum Islam di Indonesia”, Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar.

Fauzi, Yasir, 2017, “Pembagian harta dengan wasiat wajibah dan hibah dalam hukum islam”, Fakultas Syariah Dan Hukum UIN Raden Intan, Lampung.

Maimun, 2017, “Konsep Wasiat Dalam Perspetif Hukum Islam”, Institut Agama Islam Al-Aziziyah Samalanga, Langsa,2017.

Setiawan, Eko, 2017, “Penerapan Wasiat Wajibah Menurut Kompilasi Hukum Islam (KHI) Dalam Kajian Normatif Yuridis”, Universitas Brawijaya, Malang.

Tono, Sidik, 2012, “Kedudukan Wasiat Dalam Sistem Pembagian Harta Peninggalan”, Kementerian agama Republik Indonesia, Jakarta.

PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN:

Kompilasi Hukum Islam

INTERNET:

https://media.neliti.com/media/publications/271167-wasiat-wajibah-dalam-kewarisan-islam-di-48def31a.pdf

https://tafsirweb.com/Surat-Al-Baqarah-ayat-180

https://tafsirweb.com/Surat-Al-Maidah-ayat-106


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


E - Journal Fatwa Law

Published by : Faculty Of Law, Tanjungpura University