PENERAPAN PRINSIP KEHATI-HATIAN (PRINSIP 5C) DALAM PEMBERIAN KREDIT OLEH LEMBAGA PEMBIAYAAN PADA PT.ADIRA DINAMIKA MULTI FINANCE KOTA PONTIANAK

MUHAMMAD ZHARFAN EWALDO NIM. A1011151073

Abstract


Perjanjian Kredit adalah perjanjian pemberian kredit antara pemberi kredit dan penerima kredit. Setiap kredit yang telah disetujui dan disepakati antara pemberi kredit dan penerima kredit wajib dituangkan dalam bentuk perjanjian kredit. Prinsip 5C adalah prinsip  pertama yang menjadi acuan dalam pemberian kredit kepada calon debitur untuk menilai layak atau tidaknya seorang calon debitur diberikan pembiayaan. Salah satu perusahaan yang menyediakan fasilitas pembiayaan konsumen adalah PT. Adira Dinamika Multi Finance Kota Pontianak. Pembiayaan konsumen adalah suatu pinjaman atau kredit yang diberikan oleh suatu perusahaan kepada debitur untuk pembelian barang dan jasa yang akan langsung di konsumsi oleh debitur dan bukan untuk tujuan produksi ataupun distribusi. Permasalahannya adalah tidak keseluruhan Prinsip 5C tersebut diterapkan oleh Surveyor PT. Adira Dinamika Multi Finance Kota Pontianak ketika melakukan analisis kelayakan konsumen. Permasalahan tersebut yang membuat penulis tertarik untuk menulis skripsi ini yang berjudul Penerapan Prinsip Kehati-Hatian (Prinsip 5C) Dalam Pemberian Kredit Oleh Lembaga Pembiayaan Pada PT. Adira Dinamika Multi Finance Kota Pontianak.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab tidak diterapkannya keseluruhan Prinsip 5C oleh Surveyor PT. Adira Dinamika Multi Finance Kota Pontianak. Metode yang digunakan adalah metode empiris yaitu menggunakan fakta-fakta empiris yang diambil dari perilaku manusia, baik perilaku verbal yang didapat dari wawancara maupun perilaku nyata yang dilakukan melalui pengamatan langsung, dan dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitis yang berupaya mengambil masalah atau memusatkan perhatian kepada masalah-masalah sebagaimana adanya suatu penelitian dilaksanakan, hasil penelitian tersebut kemudian diolah dan dianalisis untuk diambil kesimpulannya.

Hasil penelitian yang dilakukan dengan wawancara bersama Brand Manager PT. Adira Dinamika Multi Finance Kota Pontianak dan Surveyor PT. Adira Dinamika Multi Finance Kota Pontianak serta angket dengan Debitur PT. Adira Dinamika Multi Finance Kota Pontianak menunjukkan bahwa ada beberapa Surveyor PT. Adira Dinamika Multi Finance Kota Pontianak yang tidak menerapkan keseluruhan Prinsip 5C ketika melakukan analisis kelayakan konsumen dikarenakan prinsip tersebut sulit untuk diterapkan ketika melakukan analisis di lapangan yang dapat menyebabkan kerugian bagi kedua belah pihak.

 

Kata Kunci : Perjanjian Kredit, Pembiayaan Konsumen, Prinsip 5C

Full Text:

PDF PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

BUKU

Arthesa, Ade dan Edia Handiman, 2006, Bank & Lembaga Keuangan Bukan Bank, PT. INDEKS Kelompok Gramedia.

Badrulzaman, Mariam Darus, 2004, Aneka Hukum Bisnis, Cet.1, Alumni, Bandung.

Hermansyah, 2005, Hukum Perbankan Nasional Indonesia, Kencana, Jakarta.

HS., Salim, 2004, Perkembangan Hukum Jaminan di Indonesia, Raja Grafindo Persada, Jakarta.

---------------- 2015, Hukum Kontrak Perjanjian, Pinjaman dan Hibah, Ctk.Pertama, Sinar Grafika, Jakarta.

Jenie, Siti Ismijati, 1996, “Beberapa Perjanjian yang Berkenaan dengan Kegiatan Pembiayaan”. Makalah disajikan pada Penataran Dosen Hukum Perdata. Yogyakarta: Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada.

Miru, Ahmadi, 2010, Hukum Kontrak Perancangan Kontrak, Raja Grafindo, Jakarta.

Muhammad, Abdulkadir dan Rilda Murniati, 2000, Segi Hukum Lembaga Keuangan dan Pembiayaan, Citra Aditya Bakti, Bandung.

Munawir, 2007, Analisis Laporan Keuangan, Liberty, Yogyakarta

Naja, Daeng, 2002 Contract Drafting: Segi Keterampilan Merancang Kontrak Bisnis. Cet. 2, Citra Aditya Bakti, Bandung.

Prodjodikoro, Wiryono, 2005, Hukum Perjanjian, Alumni, Bandung.

Satrio, J., 2001, Hukum Perikatan (Perikatan Pada Umumnya), Alumni, Bandung.

Sembiring, Sentosa, 2001, Hukum Dagang, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung.

Simatupang, Richard Burton, 2003, Aspek Hukum Dalam Bisnis (Edisi Revisi), Rieka Cipta, Jakarta.

Soemitro, Ronny Hanitidjo, 1985, Metode Penelitian Hukum, Ghalia Indonesia, Jakarta.

Soesilo, Y.R, dkk, 2000, Bank dan Lembaga Keuangan Lain, Selemba Empat, Jakarta.

Sofwan, Sri Soedewi Masjhoen, 1980, Hukum Jaminan di Indonesia Pokok-Pokok Hukum dan Jaminan Perorangan, BPHN Departemen Kehakiman RI, Jakarta.

Subekti, R., 1995, Pokok-Pokok Hukum Perdata, PT. Intermasa, Jakarta.

------------- 1996, Hukum Perjanjian, PT. Intermasa, Jakarta.

Subekti, R. dan R. Tjitrosudibjo, 2001 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, Pradnya Paramita, Jakarta.

Sunaryo, 2008, Hukum Lembaga Pembiayaan, Sinar Grafika, Jakarta.

Wijaya, Gunawan dan Ahmad Yani, 2001, Seri Hukum Bisnis Dan Jaminan Fidusia, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan.

Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan.

Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Republik Indonesia No.4/2008 tentang Jaring Pengaman Sistem Keuangan

Peraturan Presiden RI Nomor 9 Tahun 2009 tentang Lembaga Pembiayaan.

Keputusan Menteri Keuangan Nomor 1251/KMK.013/1988.

Peraturan Menteri Keuangan No.84/PMK.012/2006 tentang Perusahaan Pembiayaan.

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 29/POJK.05/2014


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


E - Journal Fatwa Law

Published by : Faculty Of Law, Tanjungpura University