FAKTOR-FAKTOR BELUM MAKSIMALNYA PENYIDIK KEPOLISIAN KOTA PONTIANAK DALAM MENANGANI LAPORAN TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN KEKERASAN DI KOTA PONTIANAK (STUDI DI POLRESTA PONTIANAK KOTA)

BAGGAS MAULANA NIM. A1011141122

Abstract


Tindak Pidana Pencurian dengan kekerasan merupakan aksi kejahatan yang mengancam keamanan masyarakat saat beraktivitas di luar rumah. Tak hanya hilangnya harta benda, melainkan hilangnya nyawa korban dapat menjadi ancaman serius. Aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian sangat diharapkan dapat menindak lanjuti dan menyelesaikan setiap laporan yang berkaitan dengan tindak pidana pencurian dengan kekerasan tersebut dengan maksimal.

            Di beberapa wilayah Indonesia tindak pidana pencurian dengan kekerasan cukup marak terjadi, termasuk di kota Pontianak. Berdasarkan data yang dihimpun dari Polresta Pontianak Kota dari periode tahun 2015-2017, pada tahun 2015, terdapat 53 kasus yang telah terselesaikan  dari 117 laporan, kemudian pada tahun 2016 terdapat 76 kasus yang telah terselesaikan dari  247 laporan, dan pada tahun  2017 terdapat 58  kasus yang telah terselesaikan  dari 137 laporan. Sementara itu untuk kasus yang belum terselesikan berdasarkan data yang di himpun dari tahun 2015-2017 adalah pada tahun  2015  terdapat  64 kasus, pada tahun  2016 terdapat 171 kasus, dan pada tahun 2017 terdapat 79 kasus. Berdasarkan data dapat diketahui penanganan laporan Tindak pidana pencurian dengan kekerasan oleh Kepolisian Polresta Pontianak kota masih belum maksimal.

Dalam  penyelesaian laporan tindak pidana pencurian dengan kekerasan kepolisian menghadapi beberapa hambatan, sehingga penanganannya terasa belum maksimal, akibatnya terdapat laporan yang belum terselesaikan. Untuk itu perlu adanya suatu peningkatan dari berbagai sisi dalam institusi kepolisian mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusianya dan juga dari  sisi sarana prasarananya demi penegakan hukum yang lebih optimal.

Kata Kunci: Pencurian dengan kekerasan, hambatan, belum maksimal, kepolisian


Full Text:

PDF PDF

References


Buku:

Frans Maramis, S.H., M.H. 2012, Hukum Pidana Umum Dan Tertulis Di

Indonesia, PT RajaGrafindo Persada, Jakarta.

Momo Kelana, 1984, Hukum Kepolisian, CV. Sandaan, Jakarta.

Depsikbud, 1994, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi Kedua, Balai Pustaka, Jakarta.

Prof. Dr. H. R. Abdussalam, SIK,SH, MH. 2009, Hukum Kepolisian, Cetakan

Ketiga, Restu Agung, Jakarta.

Supriadi, S.H., M.Hum, 2015, Etika & Tanggung Jawab Profesi Hukum Di

Indonesia, Sinar grafika, Jakarta.

Dr. Rusli Muhammad, S.H., M.H, 2011, Sistem Peradilan Pidana Di Indonesia Dilengkapi Dengan 4 Undang-undang Di Bidang Sistem Peradilan Pidana, UII Press, Yogyakarta.

Prof. Dr. Soerjono Soekanto, S.H., M.A. 2011, Faktor-faktor Yang

Mempengaruhi Penegakan Hukum, PT RajaGrafindo Persada, Jakarta.

Titik Triwulan Tutik, 2006, Pengantar Ilmu Hukum, Prestasi Pustaka Publisher, Jakarta.

Dr. Erna Dewi, S.H., M.H. dan Hj. Firganefi, S.H., M.H. 2014, Sistem Peradilan Pidana Indonesia (Dinamika dan Perkembangan), Edisi 2, Graha Ilmu, Yogyakarta.

Prof. Dr. Achmad Ali, S.H.,M.H. 2012, Menguak Teori Hukum (Legal Theory) & Teori Peradilan (JudicialPrudence): Termaksuk Interprestasi Undang- undang (Legisprudence), Pernada Media Group, Jakarta.

Prof. Dr. Kadri Husin, S.H. M.H. dan Budi Rizki Husin, S.H. M.H, 2016, Sistem

Peradilan Pidana Di Indonesia, Sinar Grafika, Jakarta.

Prof. Dr. Teguh Prasetyo, S.H.,M.Si. 2010, Hukum Pidana, PT RajaGrafindo

Persada, Jakarta.

Prof. Dr. Edi setiadi, SH., M.H. & Dian Andriasari, SH., M.H. 2013, Perkembangan Hukum Pidana Di Indonesia, Graha Ilmu, Yogyakarta.

Wirjono Prodjodikoro, 1986, Asas-asas Hukum Pidana, Eresco, Bandung.

Dr. T.N. Syamsah, S.H., M.H, 2011, Tindak Pidana Perpajakan, P.T Alumni, Bandung.

W.J.S Poerwadarminto, 1976, Kamus Umum Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, Jakarta.

Prof. H. Hilman Hadikusuma, S.H, 2005, Bahasa Hukum Indonesia, P.T Alumni, Bandung.

Prof. Dr. Jur. Andi Hamzah, 2015, Delik-delik Tertentu (Speciale Delicten) di dalam KUHP (Edisi Kedua), Sinar Grafika, Jakarta.

Drs. P.A.F. Lamintang., S.H & Franciscus Theojunior Lamintang., S.I.Kom., S.H., M.H, 2014, Dasar-Dasar Hukum Pidana Di Indonesia, Sinar Grafika, Jakarta.

Tongat, SH.,M.Hum, 2002, Hukum Pidana Materil, UMM Press, Malang.

R. Soesilo, 1996, Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Serta

Komentar-Komentarnya Lengkap Pasal Demi Pasal, Politeia, Bogor.

Moerti Hadiati Soeroso, S.H., M.H, 2012, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Dalam Prespektif Yuridis-Viktimologis, Ed. 1, Cet. 3, Sinar Grafika, Jakarta.

Dr. Laden Marpaung, S.H, 2014, Proses Penanganan Perkara Pidana Buku 1, Sinar Grafika, Jakarta.

Hartono, S.H., M.H, 2012, Penyidikan Dan Penegakan hukum Pidana Melalui

Pendekatan hukum Progresif, Sinar Grafika, Jakarta.

Dr. M. Ali Zaidan, S.H., M.Hum, 2015, Menuju Pembaharuan Hukum Pidana, Sinar Grafika, Jakarta.

Bambang Waluyo, 2016, Penegakan Hukum Di Indonesia, Sinar Grafika, Jakarta. Satjipto Rahardjo, 2002, Sosiologi Hukum, Perkembangan Metode dan Pilihan

Masalah, Penerbit Universitas Muhammadiyah, Surakarta.

M. Yahya Harahap, S.H, 2014, Pembahasan Permasalahan Dan Penerapan

KUHAP Penyidikan dan Penuntutan (Edisi Kedua), Sinar grafika, Jakarta.

Aswanto, 2012, Hukum dan kekuasaan, Relasi hukum, Politik dan Pemilu, Rangkang Education, Yogyakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


E - Journal Fatwa Law

Published by : Faculty Of Law, Tanjungpura University