STUDI PERBANDINGAN TERHADAP PUTUSAN HAKIM DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI DENGAN TINDAK PIDANA PENCURIAN DILIHAT DARI PERSPEKTIF KEADILAN

PRAJA FIRMANSYAH NIM. A1012141010

Abstract


Latar belakang penelitian ini karena melihat keadaan Indonesia yang seperti saat ini, banyak masyarakat berpendapat bahwa penegakan hukum yang dilakukan saat ini, masih jauh dari apa yang dikatakan sebagai ideal. Oleh karena itu dalam menciptakan keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia perlu adanya usaha yang keras dari aparat penegak hukum. Berdasarkan latar belakang yang sudah diuraikan penulis, maka permasalahan yang akan dibahas dalam penulisan skripsi ini adalah: “Apakah putusan hakim yang menjatuhkan vonis tindak pidana pencurian lebih tinggi dibandingkan dengan tindak pidana korupsi sudah tepat apabila dilihat dari perspektif keadilan.

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data dan informasi, mengenai faktor – faktor, serta penganalisaan putusan hakim dalam tindak pidana korupsi dengan tindak pidana pencurian  yang dilihat dari perspektif keadilan. Manfaat teoritis dari penulisan skripsi ini diharapkan dapat berguna untuk perkembangan ilmu hukum pidana, sedangkan manfaat praktis hasil penelitian ini diharapkan dapat menyumbangkan pemikiran terhadap pemecahan masalah yang berkaitan dengan masalah mengenai faktor-faktor dan kendala-kendala mengapa putusan hakim dalam tindak pidana korupsi cenderung lebih rendah dari putusan tindak pidana pencurian, hal tersebut dapat dilihat pada data yang terdapat dalam skripsi ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perbandingan. Dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari sumber yang telah ada. Teknik pengumpulan data dengan mengadakan hubungan secara tidak langsung dengan sumber data, sedangkan teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan secara mendalam terhadap bahan-bahan hukum yang telah diperoleh, kemudian dihubungkan dengan teori yang digunakan, untuk menjawab permasalahan yang diajukan.

Hasil dari analisis penelitian ini adalah putusan hakim dalam menjatuhkan vonis terhadap terdakwa tindak pidana korupsi dengan tindak pidana pencurian sangat jelas berbeda apabila dilihat dari perspektif keadilan yang berdasarkan keadilan moral, hal tersebut dikarenakan vonis terhadap terdakwa tindak pidana korupsi lebih rendah dari vonis tindak pidana pencurian. Memang baik kasus pencurian maupun korupsi sama-sama mempunyai kesamaan yakni sama-sama mengambil atau merampas hak milik orang lain yang artinya kedua perbuatan tersebut adalah “terlarang”. Namun pada kasus pencurian biasa dimana hanya merugikan satu orang saja dibandingkan dengan hasil korupsi milyaran rupiah yang telah menyengsarakan lebih banyak orang.

 

Kata Kunci : Keadilan, Korupsi, Pencurian, Perbandingan


Full Text:

PDF PDF

References


Agung Dewantoro Nanda, 1987 Masalah Kebebasan Hakim dalam Menangani Suatu Perkara Pidana, Aksara Persada, Jakarta.

Andrisman, Tri, 2009 Hukum Pidana, Asas-Asas dan Dasar Aturan Umum Hukum Pidana Indonesia, Universitas Lampung.

Ata Ujan Andre, 2009 Filsafat Hukum, Kanisius, Yogyakarta.

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, 1999, Strategi Pemberantasan Korupsi Nasional – Edisi Maret 1999

Chaerudin, Syaiful Ahmad Dinar dan Syarif Fadillah, 2003 Korupsi dan Akibatnya. Balai Pustaka, Jakarta.

Hamzah, Andi, 2007 Korupsi di Indonesia Masalah dan Pemecahannya , Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

-------------,1996 Hukum Acara Pidana Di Indonesia, Edisi Revisi, Sinar Grafika Jakarta

Lubis, Mochtar dan James C. Scott,1995,Bunga Rampai Korupsi, LP3ES, Jakarta.

Joachim Friedrich Carl, 2004 Filsafat Hukum Perspektif Historis, Nuansa dan Nusamedia, Bandung.

http://wawasanfocusodax.blogspot.co.id/2014/12/istilah-tindak-pidana_5.html diakses: tanggal 5 april 2018

http://pusathukum.blogspot.co.id/2015/10/unsur-unsur-tindak-pidana.html diakses: tanggal 6 april 2018

Poerwadarminta, W.J.S 1976, Kamus Umum Bahasa Indonesia Balai Pustaka, Jakarta.

http://diqa-butarbutar.blogspot.co.id/2011/09/teori-teori-keadilan.html diakses: tanggal 6 april 2018

http://pusatinformasi212.blogspot.co.id/2017/04/teori-keadilan-menurut-aristoteles-plato-thomas-hobbes.html diakses: tanggal 6 april 2018

Maroni, 2011, Pemberantasan Korupsi Berbasis Hukum Pidana Progresif. Universitas Lampung, Bandar Lampung.

Kanter E.Y. dan S.R. Sianturi, 2002, Asas-Asas Hukum Pidana di Indonesia dan Penerapannya, Storia Grafika, Jakarta.

Mulyadi, Lilik. 2000, Tindak Pidana Korupsi (Tinjauan Khusus Terhadap Proses Penyidikan, Penuntutan, Peradilan Serta Upaya Hukumnya Menurut Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999), PT Citra Aditya Bakti, Bandung.

http://tajmiati-bloger.blogspot.co.id/2012/04/tindak-pidana-pencurian.html diakses tanggal 9 april 2018

http://tajmiati-bloger.blogspot.co.id/2012/04/tindak-pidana-pencurian.html diakses tanggal 9 april 2018

https://rahmanjambi43.wordpress.com/2015/02/06/makalah-teori-keadilan/ diakses tanggal 28 maret 2018

Soesilo, R., KUHP, Politeia Bogor, 1980

Zamrony, dkk. 2009, Buku Panduan Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Hukum Masayarakat Pengguna Pengadilan, Fakultas Hukum, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


E - Journal Fatwa Law

Published by : Faculty Of Law, Tanjungpura University